Pramono Anung Disambut Meriah Siswa Jaktim, Sekolah Baru Jadi Sorotan

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan ke SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta di Jakarta Timur, Senin (12/10/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah kedua sekolah tersebut selesai menjalani program revitalisasi.

Kedatangan Pramono Anung disambut dengan antusias oleh para siswa yang sedang berolahraga. Sejak tiba, ia langsung dikerumuni oleh siswa SD dan SMP yang berebut untuk bersalaman. Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga menyampaikan ucapan terima kasih atas selesainya revitalisasi sekolah mereka.

“Pak Pramono, terima kasih pak,” teriak salah seorang siswa. “Pak Pramono sekolahnya jadi bagus,” sambung siswa lainnya.

Pramono Anung tersenyum menyapa para siswa dan berpesan agar mereka semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. “Semuanya sudah bagus ya. Sekolahnya harus semangat. Kalian harus rajin belajar. Pak Gub doakan kalian semua sukses ya. Harus rajin belajar ya,” ujar Pramono kepada para siswa.

Suasana kunjungan semakin meriah ketika seorang siswa mengajak Pramono Anung untuk bermain basket bersama. Ajakan tersebut langsung disambut positif oleh Pramono, yang kemudian menuju lapangan basket untuk bermain dengan para siswa.

Bangunan SDN Pekayon 05 dan SDN Pekayon 12 sebelumnya didirikan pada tahun 1972, sementara SMPN 91 Jakarta berdiri pada tahun 1962. Melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 269 Tahun 2025, SDN Pekayon 05 dan SDN Pekayon 12 di-regrouping menjadi satu kesatuan di SDN Pekayon 05. Revitalisasi SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta dilakukan dengan menggabungkan kedua sekolah tersebut menjadi satu Kawasan Pendidikan yang terintegrasi.

Sebelum revitalisasi, SDN Pekayon 05 dan 12 memiliki 24 rombel dengan 14 ruangan kelas. Setelah direhab total, kini tersedia 30 ruangan kelas untuk meningkatkan daya tampung secara bertahap. Sementara itu, SMPN 91 Jakarta yang sebelumnya memiliki 16 rombel dengan 8 ruangan kelas, kini memiliki 21 ruangan kelas pasca rehab total untuk peningkatan daya tampung bertahap.

Kawasan Pendidikan terintegrasi ini dibangun dengan 6 lantai dan dilengkapi fasilitas utama ruang kelas. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, musholla, kantin, toilet, toilet disabilitas, UKS, ruang BK, dan aula. Fasilitas tambahan seperti solar panel, proteksi kebakaran, lapangan futsal, dan lapangan basket juga tersedia untuk berbagai kegiatan bersama.

Tinggalkan komentar