Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rencananya untuk meresmikan Masjid Apung An-Nur yang berlokasi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada esok hari. Pernyataan ini disampaikan Pramono sebagai bagian dari komitmennya untuk menyelesaikan berbagai proyek pembangunan yang masih tertunda di Ibu Kota.
Hal tersebut diungkapkan Pramono saat memberikan sambutan di hadapan para kontributor pajak Jakarta pada Kamis (15/10/2026). Awalnya, Pramono membahas mengenai tekadnya untuk menuntaskan berbagai pekerjaan yang belum selesai dari pemerintahan sebelumnya. Ia kemudian membocorkan rencana peresmian masjid tersebut kepada para wartawan.
“Beberapa hal yang belum selesai dari yang dulu-dulu, termasuk besok, ah enggak apa-apa ini bocorin kepada teman-teman wartawan. Saya mau meresmikan Masjid Apung An-Nur yang ada di Ancol,” ujar Pramono.
Pramono menekankan pentingnya memastikan berbagai proyek yang belum selesai dapat dituntaskan. Menurutnya, setiap persoalan yang muncul dalam proses pembangunan Jakarta harus segera dicari solusinya. “Apapun saya ingin yang begitu-begitu diselesaikan,” tegasnya.
Selain Masjid Apung An-Nur, Pramono juga menyinggung progres penyelesaian sejumlah proyek lain di Jakarta. Ini termasuk pembongkaran tiang monorel yang sudah mangkrak di Jalan HR Rasuna Said serta penataan akses menuju Jakarta International Stadium (JIS).
Ia menambahkan bahwa pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai selama 21 tahun merupakan salah satu langkah konkret dalam menyelesaikan masalah lama yang ada di Ibu Kota.
Lebih lanjut, Pramono juga menyinggung mengenai Rumah Sakit Sumber Waras yang disebutnya telah melalui berbagai persoalan. Ia berharap pembangunan rumah sakit tersebut dapat segera dimulai dan dikembangkan menjadi fasilitas kesehatan bertaraf internasional.
“Alhamdulillah udah selesai dan mudah-mudahan segera dimulai, dibangun Rumah Sakit Sumber Waras menjadi rumah sakit internasional,” tuturnya.
Pramono menegaskan bahwa penyelesaian berbagai proyek tersebut merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah kepada masyarakat. Ia berharap upaya ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.