BATAM – Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, membantah keras isu yang beredar mengenai pengujian atau commissioning data center sebagai penyebab pemadaman listrik yang meluas di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) baru-baru ini.
“Pemadaman yang meluas kemarin itu sama sekali tidak ada sangkut paut dengan data center,” tegas Kwin Fo dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).
Kwin Fo mengakui adanya informasi yang menyebutkan bahwa sebuah data center yang sedang melakukan pengujian membutuhkan daya listrik sangat besar sehingga diduga menjadi pemicu blackout. Namun, ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan tidak ada kaitan sama sekali dengan insiden pemadaman tersebut.
“Walaupun kita dari informasi yang saya terima, sepertinya ada yang bilang karena ada pengetesan atau commissioning, ada data center yang baru mau melakukan pengetesan sehingga menyerap daya sangat besar dan itu menyebabkan blackout. Itu informasi sama sekali tidak benar. Jadi, sama sekali tidak ada hubungan dengan data center,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kwin Fo menyatakan bahwa penyebab pasti dari pemadaman listrik di Batam harus didasarkan pada kondisi aktual dan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan di lapangan.
Terkait dengan kerugian yang dialami PLN Batam akibat peristiwa blackout tersebut, Kwin Fo menyebutkan bahwa pihaknya belum melakukan penghitungan secara menyeluruh, baik terhadap kerugian internal perusahaan maupun dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat dan para pelaku usaha.
“Jujur saja, kita belum sampai ke sana. Mungkin minggu depan kami akan melakukan kalkulasi. Karena minggu ini kami hanya fokus pada pemulihan,” ujarnya.