JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) meluncurkan cara inovatif untuk mendekatkan dunia kelautan kepada anak-anak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Ocean LiteraSEA. Program ini menghadirkan mobil perpustakaan keliling (MPK) yang dilengkapi koleksi buku bertema kelautan.
Dalam rangka memperingati Hari Guru Sedunia, PIS berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dan Yayasan Inovasi Muda. Acara peresmian revitalisasi tiga MPK milik Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor ini berlangsung dalam kegiatan Bahtera LiteraSEA di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menekankan pentingnya edukasi kelautan sejak dini. “Kita percaya anak-anak kita ini adalah yang nantinya akan menjadi generasi pelindung lautan. Kita berharap bisa menumbuhkan kecintaan dan kesadaran anak-anak sejak dini tentang laut,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Vega menambahkan, revitalisasi MPK ini bertujuan memperluas jangkauan akses literasi hingga ke lingkungan permukiman. “Inisiatif baru ini tidak hanya ke sekolah, tapi juga ke permukiman. Jadi adik-adik kita ini selain di sekolah, dia juga bisa akses buku di dekat rumah. Sehingga bisa mendekatkan laut kepada adik adik kita,” jelasnya.
Revitalisasi mencakup perbaikan mesin, pengadaan alat pemindai barcode, pemindahan videotron, dan penambahan buku bertema kelautan. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi MPK dan memperluas wawasan kemaritiman masyarakat.
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Adin Bondar, mengapresiasi inisiatif ini. “Tantangan kita adalah bagaimana membangun akses. Bersama Pertamina merevitalisasi mobil perpustakaan keliling untuk diciptakan menjadi satu instrumen mengakses bacaan kelautan,” papar Adin.
Menurut Adin, kesadaran maritim dapat dibangun melalui pengetahuan tentang laut yang mudah dijangkau. “Kesadaran maritim itu tidak harus anak kita yang datang ke laut, tapi laut itu sendiri yang datang ke mereka melalui bacaan, komik, dan ragam literatur kelautan,” pungkasnya.
Melalui Bahtera LiteraSEA, PIS bersama mitra mendorong penguatan literasi untuk memperkenalkan kemaritiman kepada generasi muda. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap laut, membangun kepedulian lingkungan, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Indonesia.