Penumpang Nekat Terobos Garbarata Bandara Sorong Usai Pesawat Take Off

SORONG – Sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang berdiri di ujung garbarata Bandara Domine Eduard Osok (DEO), Sorong, Papua Barat Daya, saat pesawatnya telah mundur untuk lepas landas, menjadi viral di media sosial. Pihak maskapai mengonfirmasi bahwa penumpang tersebut terlambat datang dan kemudian nekat menerobos garbarata.

Rekaman yang beredar di akun Instagram Bandara DEO Sorong pada Kamis (8/10/2026) menampilkan seorang pria berseragam ransel berdiri di ujung garbarata. Petugas di area apron bandara terlihat berusaha mengarahkan pria itu untuk mundur. Pesawat yang seharusnya ditumpangi pria tersebut sudah dalam proses mundur untuk lepas landas.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Senin (5/10) pukul 06.49 WIT. Penumpang yang bersangkutan diketahui hendak terbang menuju Jayapura namun datang terlambat ke bandara. Pihak maskapai menegaskan bahwa pengumuman dan pemanggilan nama penumpang telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Sebelum kami melakukan boarding kami melakukan panggilan untuk masuk ruang tunggu. Lalu kami melakukan pemanggilan pertama, kedua dan ketiga. Nah, jika panggilan ketiga masih ada penumpang yang belum hadir di pesawat, kami lanjutkan dengan panggilan nama. Kemarin sudah kita lakukan sesuai prosedur itu,” ujar pihak maskapai, Suhardi.

Suhardi menambahkan bahwa pria yang menjadi sorotan dalam video tersebut baru tiba di ruang tunggu saat pintu pesawat sudah ditutup. Ia menjelaskan bahwa garbarata juga sudah ditarik karena pesawat bersiap menuju landasan pacu.

Menurutnya, penumpang tersebut memaksa masuk ke garbarata meskipun petugas di ruang tunggu telah berusaha melarang. “Beliau tetap melakukan perlawanan dengan cara kekerasan, dengan memukul petugas Avsec,” ucapnya.

Salah satu petugas Avsec yang bertugas, Risnawati Sihombing, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa penumpang itu baru tiba di gate pada pukul 06.47 WIT dan melakukan perlawanan saat dicegah. “Pada saat itu penumpang dia mendorong dan pas saya cegat bapaknya, saya pegang tangannya, dan penumpangnya melakukan perlawanan. Dia memukul saya, tapi cuma sedikit, saya pegang penumpang, penumpang bolak balik, saya hampir jatuh. Penumpang berlari lolos dan langsung berlari ke arah garbarata,” ujarnya.

Risnawati menambahkan bahwa penumpang tersebut sempat berteriak di ujung garbarata ketika melihat pesawat sudah tidak lagi berada di apron. Ia menyebut penumpang itu terlihat marah-marah.

Tinggalkan komentar