DEPOK – Tiga pria yang berprofesi sebagai penjaga toko buah di kawasan Limo, Depok, menjadi korban penipuan dengan modus baru. Para pelaku menuduh korban telah menabrak keponakan mereka, yang berujung pada hilangnya ponsel dan dompet para penjaga toko.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (9/10/2026) malam itu melibatkan tiga penjaga toko berinisial H, HA, dan D. Sekitar pukul 21.45 WIB, dua orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio merah tiba-tiba menghampiri toko tempat mereka bekerja.
Salah satu pelaku langsung menuduh H telah menabrak keponakannya. Tanpa menunggu klarifikasi, kedua pelaku kemudian mengajak H dan HA untuk ikut bersama mereka menuju kawasan Cakra, Limo. Alasannya, agar mereka bisa menemui korban yang dituduh ditabrak.
“Guna melancarkan aksinya, kedua pelaku mengajak H dan HA untuk ikut membonceng satu sepeda motor bersama pelaku menuju kawasan Cakra, Limo, dengan dalih menemui korban tabrakan,” ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh dalam keterangannya, Senin (12/10).
Setibanya di lokasi yang dijanjikan, H dan HA diminta turun oleh pelaku dan diminta menunggu. Sementara itu, kedua pelaku berpura-pura akan menjemput sang keponakan. Namun, alih-alih menjemput, kedua pelaku justru kembali ke toko buah.
Setibanya di toko, kedua pelaku menemui D. Mereka lantas meminta barang-barang milik H dan HA. D yang percaya dengan cerita pelaku, akhirnya menyerahkan ponsel dan dua dompet milik kedua rekannya. Tidak hanya itu, salah satu pelaku juga mengambil uang hasil penjualan toko yang disimpan di atas lemari sebelum akhirnya melarikan diri.
Pihak Polsek Cinere saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku. “Pihak Polsek Cinere mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi di media sosial yang belum terverifikasi,” tutup Kapolsek Chairul Saleh.