Bayi 28 Hari Meninggal, Diduga Akibat Infeksi Pencernaan Setelah Diberi Telur Mentah

SURABAYA – Seorang bayi perempuan berusia 28 hari, Alena, meninggal dunia di Surabaya setelah diduga dicekoki telur mentah oleh neneknya. Alena sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Alena. Ia memastikan bahwa tim RSUD dr Soetomo telah berupaya memberikan penanganan maksimal sejak Alena dirujuk dalam kondisi kritis.

“Kami sangat berduka. Saya meyakini tim RSUD dr Soetomo telah memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa ananda Alena sejak dirujuk dalam kondisi yang sangat memprihatinkan saat tiba di RSUD dr Soetomo,” kata Emil Dardak kepada awak media.

Emil menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, penyebab kematian Alena adalah infeksi pada saluran pencernaan. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis untuk memberikan keterangan lebih rinci mengenai keterkaitan konsumsi telur mentah dengan kondisi bayi tersebut.

“Untuk keterkaitan dengan apa yang dikonsumsi, mohon kita serahkan ke tim medis terkait untuk memberi keterangan. Info yang kami dapat, terjadi infeksi serius di saluran pencernaan,” jelasnya.

Emil Dardak juga mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan ibu bayi tersebut untuk memberikan pendampingan. Ia meminta waktu untuk menghormati masa berduka keluarga.

“Untuk saat ini, izinkan saya menghormati kondisi ibunda dari Alena dan keluarga yang sangat berduka. Keterangan lebih lanjut akan kami sampaikan di waktu yang tepat,” tutupnya.

Tinggalkan komentar