Pembangunan Halte TransJ Baru di Bekasi: Komsen Jadi Prioritas

Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dengan membangun tiga halte baru untuk Transjakarta (TransJ) Koridor B41. Koridor ini melayani rute Cawang Sentral-Vida Bekasi. Pembangunan ini diharapkan segera mengakhiri penantian warga Bekasi yang menggunakan layanan TransJ.

Salah satu halte yang pengerjaannya telah dimulai adalah di Komsen, Kecamatan Jati Asih. Sementara itu, dua halte lainnya sedang dibangun di Cipendawa, Kecamatan Rawalumbu. Pembangunan di Komsen sudah terlihat progresnya, dengan pondasi yang telah selesai dan pekerja sedang dalam tahap pemasangan besi tulangan untuk pengecoran lanjutan.

Lokasi Halte Komsen yang baru ini berada di tengah Jalan Wibawa Mukti II, tepatnya di depan Kantor Polsek Jatiasih. Lokasi ini berbeda dari halte sementara sebelumnya yang berada di Jalan Raya Jatiasih. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi ini dianggap paling ideal dari sisi teknis.

“Bahasa teknisnya di mana bangkitan dan tarikan lalu lintasnya paling tinggi ada di titik itu,” ujar Zeno. Pemilihan lokasi ini juga merupakan hasil survei dan kesepakatan antara Pemkot Bekasi, PT Transportasi Jakarta, dan Bank Jabar Banten (BJB) sebagai pemberi dana. Lokasi ini dinilai memungkinkan dan tidak akan mengganggu operasional TransJ.

Akibat perubahan lokasi ini, rute perjalanan TransJ akan sedikit dimodifikasi. Bus dari arah Vida Bekasi yang sebelumnya berjalan lurus di pertigaan Komsen, kini akan berbelok ke kiri dan berputar di Bundaran Jatiasih sebelum melanjutkan perjalanan.

Halte Komsen akan memiliki ukuran 10×2 meter dengan overstek turunan hingga 10 meter untuk akses yang lebih landai dan nyaman. Tinggi lantai halte dari permukaan jalan dirancang sekitar 115 cm, disesuaikan dengan tinggi pintu bus TransJ. Pembangunan halte ini diprioritaskan karena Halte Komsen menjadi titik naik dan turun penumpang terbanyak di Koridor B41, dengan sekitar 3.500 dari total 5.000 pengguna harian.

Zeno menambahkan bahwa pembangunan halte ini menunjukkan perhatian Pemkot Bekasi terhadap layanan transportasi umum. Ia berharap halte baru ini dapat membuat pengguna transportasi umum merasa lebih tertib, aman, dan nyaman.

Tinggalkan komentar