Pegadaian Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang IPMA Global 2026

JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) kembali meraih pengakuan internasional dengan menyabet penghargaan Bronze Winner pada ajang IPMA Global Project Excellence Award 2026. Penghargaan ini diserahkan di Hiroshima, Jepang, pada Jumat (18/9).

IPMA Global Project Excellence Award dikenal sebagai salah satu kompetisi tata kelola proyek paling bergengsi di dunia. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh berbagai perusahaan dan organisasi dari puluhan negara lintas industri. Setelah melalui persaingan ketat dengan 15 negara terpilih, Pegadaian berhasil mengamankan posisi tiga besar dalam kategori Project Management Office (PMO) Award.

Chief Transformation Officer PT Pegadaian (Persero), Rully Yusuf, menyatakan bahwa pencapaian di kancah global ini menjadi bukti nyata konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar tata kelola dan manajemen proyek yang adaptif. Penerapan standar ini dinilai mampu memberikan dampak positif langsung terhadap efisiensi, akuntabilitas, serta percepatan transformasi bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

“Pencapaian internasional merupakan apresiasi yang sangat membanggakan bagi Pegadaian, tapi tentunya ini tidak lantas membuat kami cepat berpuas diri. Penghargaan ini justru kami jadikan fondasi dan pemicu komitmen untuk terus melakukan continuous improvement pada sistem project management, dan memastikan setiap inisiatif strategis perusahaan memberikan nilai tambah yang maksimal, tidak hanya bagi korporasi tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Rully dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2026).

Melalui keberhasilan ini, Pegadaian semakin mempertegas posisinya sebagai perusahaan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Keberadaan Project Management Office (PMO) yang mengawal inisiatif strategis perusahaan juga memperkuat optimisme Pegadaian untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan. Upaya ini diharapkan dapat mendorong ekonomi kerakyatan, sejalan dengan semangat mengEMASkan Indonesia.

Tinggalkan komentar