Ormas Islam Tolak Konser Bocelli, Kecam Serangan Houthi ke Saudi

Jakarta – Forum Komunikasi Ormas Islam Nasional (Forkomnas) mengeluarkan dua pernyataan sikap tegas, yakni mengecam serangan kelompok Houthi ke wilayah Arab Saudi dan menolak rencana konser penyanyi Andrea Bocelli di Indonesia. Penolakan konser tersebut didasari oleh dugaan keterlibatan Bocelli dengan Israel.

Ketua Wahdah Islamiyah, KH Zaitun Rasmin, menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan yang terjadi di tanah suci. Ia juga menyoroti dukungan terbuka Presiden Prabowo Subianto terhadap Palestina. “Apalagi Presiden Prabowo telah menyampaikan dukungan pada kemerdekaan Palestina secara terbuka di acara 100 Tahun Gontor dengan teriakan, Free Palestine, Free Palestine, beliau sampai tiga kali. Maka diharap para, semua kementerian ini dapat menjaga amanah dari Presiden, ya, Prabowo Subianto dan tidak mencederai dengan mengizinkan konser orang yang telah diketahui, ya, sangat mendukung tentara Zionis Israel,” ujar KH Zaitun Rasmin di Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/2026).

Forkomnas sendiri merupakan gabungan dari sejumlah organisasi Islam terkemuka, termasuk Mathla’ul Anwar, Ikatan Da’i Indonesia (IKADI), Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, Persatuan Ummat Islam (PUI), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), Al Irsyad Al Islamiyyah, Ar-Rahman Qur’anic Learning, Syarikat Islam, serta Persatuan Islam (Persis).

Organisasi ini merasa berkewajiban untuk bersuara. “Kami merasa perlu untuk memberikan pernyataan sikap tentang hal tersebut karena kewajiban ormas Islam untuk memberikan penjelasan, memberikan arahan kepada umat, dan juga menyampaikan sikap kepada pihak-pihak apa yang bertanggung jawab, kepada stakeholder, terhadap masalah-masalah tersebut,” jelasnya.

Pernyataan Sikap Forkomnas

Berikut adalah poin-poin pernyataan sikap yang disampaikan oleh Forkomnas:

  1. Mengecam serangan terhadap fasilitas sipil dan ancaman keamanan di tanah suci yang dilakukan oleh kelompok Houthi. Forkomnas menerima dengan kesedihan dan keprihatinan mendalam laporan mengenai serangan terhadap stasiun distribusi listrik Taiba di Madinah yang memasok listrik bagi Masjid Nabawi serta serangan terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, Kerajaan Arab Saudi. Koalisi pimpinan Arab Saudi mengaitkan serangan di Madinah dengan kelompok Houthi. Serangan terhadap bandara di Riyadh telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, termasuk di kalangan warga sipil dan jemaah umrah.
  2. Mengecam kebijakan otoritas negara Azerbaijan yang melarang penggunaan jilbab di sekolah. Pelarangan atau pembatasan terhadap perempuan berhijab bertentangan dengan hak-hak asasi manusia dalam kebebasan beragama. Pelarangan hijab bertentangan dengan apa yang ditetapkan oleh Majelis Umum PBB melalui resolusi A/RES/76/254 tentang Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia tanggal 15 Maret yang mendorong toleransi beragama dan penghapusan diskriminasi.
  3. Mendukung pernyataan penolakan Majelis Ulama Indonesia atas rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia. Forkomnas menyatakan dukungan terhadap pernyataan penolakan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, MUI Pusat, Nomor Kep-111/DP-MUI/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026 tentang rencana penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di Indonesia.

Tinggalkan komentar