Jakarta – Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI, Budi Muliawan, atau yang akrab disapa Wawan, mengajak generasi muda untuk aktif mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah. Menurutnya, penyelenggaraan gelar budaya merupakan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai luhur Cianjur kepada masyarakat, terutama kalangan muda.
Pernyataan ini disampaikan Wawan saat menghadiri Pagelaran Rakyat dalam Gelar Budaya Ngaos, Mamaos, Maenpo yang berlangsung di Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu (4/10). Acara yang mengusung tema ‘Dengan Empat Pilar MPR Kita Lestarikan Budaya Perkuat Persatuan’ ini diinisiasi oleh Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz.
Wawan menegaskan bahwa Ngaos, Mamaos, dan Maenpo bukan sekadar kesenian atau tradisi yang diwariskan turun-temurun. Ketiganya merupakan representasi dari filosofi kehidupan masyarakat Kabupaten Cianjur.
“Ngaos, Mamaos, Maenpo ternyata merupakan tiga pilar kehidupan masyarakat Kabupaten Cianjur, filosofi kehidupan masyarakat Cianjur,” ujar Wawan dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).
Lebih lanjut, Wawan menjelaskan bahwa Ngaos memiliki kaitan erat dengan kehidupan spiritual dan kegiatan mengaji. Sementara itu, Mamaos mewakili seni dan estetika, dan Maenpo menggambarkan ketangguhan yang diejawantahkan melalui seni bela diri pencak silat.
Menurutnya, ketiga nilai tersebut secara keseluruhan merefleksikan konsep manusia paripurna, yaitu individu yang mampu membangun hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan juga lingkungan sekitarnya.
Wawan menekankan pentingnya pengenalan budaya lokal di tengah gempuran arus budaya asing yang mudah diakses generasi muda melalui berbagai platform digital. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan semacam Gelar Budaya Ngaos, Mamaos, Maenpo dapat semakin mendekatkan generasi muda dengan warisan budaya daerah mereka sendiri.
Dengan demikian, budaya lokal tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga dapat terus hidup dalam hati generasi muda dan dilestarikan hingga ke masa mendatang.
“Jangan sampai generasi muda kita lebih mengenal budaya asing dan melupakan identitas sendiri,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur Asep Suherman, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Cianjur, serta masyarakat setempat.