Menko PMK Sugiono Cicipi Makan Bergizi Gratis Bersama Siswa SDN Cibinong

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono melaksanakan kunjungan perdana ke SDN 02 Cirimekar, Cibinong, Kabupaten Bogor, usai dilantik. Dalam kunjungannya, ia turut serta menyantap makan bergizi gratis (MBG) bersama para siswa sekolah tersebut.

Setibanya di lokasi, Sugiono disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, dan para siswa. Suasana antusias terlihat ketika para siswa mengerumuni Sugiono untuk bersalaman sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di kelas masing-masing.

Selanjutnya, Sugiono meninjau berbagai fasilitas sekolah yang baru saja selesai direvitalisasi. Peninjauan meliputi ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, hingga fasilitas toilet yang digunakan oleh para siswa.

Momen santap MBG bersama siswa dilaksanakan di salah satu ruang kelas. Dalam kegiatan tersebut, Sugiono didampingi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Sugiono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran sekolah atas dedikasi mereka dalam memberikan pengajaran terbaik kepada anak-anak Indonesia. Ia juga memberikan hadiah berupa peralatan sekolah dan alat tulis kepada para siswa SDN 02 Cirimekar. Lebih lanjut, Sugiono menegaskan komitmen pemerintah dalam melanjutkan program revitalisasi dan digitalisasi di sektor pendidikan.

“Revitalisasi dan digitalisasi, setiap hari saya sudah kunjungi juga SD, kemudian ini yang SMA. Paketnya kurang lebih sama, perbaikan ruang kelas dan toilet. Jadi saya melihat yang sudah jadi, yang sudah selesai, dan sejauh ini saya kira semuanya sesuai dengan rencana dan ketentuan. Sejauh ini itu saja,” ujar Sugiono kepada wartawan di SMAN 2 Cibinong, Rabu (7/10/2026).

Meskipun demikian, Sugiono mencatat bahwa program digitalisasi belum sepenuhnya menjangkau seluruh kebutuhan sekolah. Ia menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya untuk mengatasi hal tersebut. “Belum menyentuh semua yang dibutuhkan oleh masing-masing sekolah. Kita tahu ini merupakan upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah dan semuanya perlu proses, semuanya perlu waktu,” imbuhnya.

Tinggalkan komentar