BATAM – Gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman meluas di Kota Batam, Kepulauan Riau, diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. PT PLN Batam menyatakan penyebab pasti gangguan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, menjelaskan indikasi awal menunjukkan adanya gangguan pada instalasi kelistrikan di gardu induk tersebut. Gangguan ini kemudian berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Batam.
“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Rudi dalam keterangannya.
Rudi menegaskan bahwa penyebab pasti gangguan masih ditelusuri oleh tim teknis bersama pihak berwenang. Oleh karena itu, dugaan masuknya hewan liar tersebut belum dapat dipastikan sebagai kesimpulan akhir mengenai penyebab pemadaman.
“Penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang,” ujarnya.
Gangguan sistem kelistrikan tersebut terjadi pada Senin (12/10) pukul 06.37 WIB dan mengakibatkan pemadaman yang meluas. Tim teknis dan operasional PLN Batam segera melakukan penormalan secara bertahap untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan yang terdampak.
Proses pemulihan meliputi pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit pembangkit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh tahapan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kestabilan sistem kelistrikan.