Ledakan di Pasar Cimanggis, Bangunan Miring, Polisi Percepat Olah TKP

TANGERANG SELATAN – Ledakan dahsyat mengguncang Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam. Kondisi bangunan yang dilaporkan bertambah miring memaksa aparat kepolisian mempercepat proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pantauan di lokasi pada Kamis (15/10/2026) menunjukkan kerusakan parah pada tembok sekat antar ruko. Tembok bagian dalam hancur dan tembok penyangga terlihat sudah dalam posisi miring.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan, menyatakan bahwa olah TKP kedua dipercepat karena tingkat kemiringan bangunan yang terus bertambah. “Jadi yang jelas, gedungnya sudah bertambah miring. Makanya kami, gabungan ini, mempercepat olah TKP, karena menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Imron.

Ia menambahkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga hadir untuk mengevakuasi beberapa area di sekitar lokasi. “Intinya mohon waktu, kita percepat hari ini, tuntas kami akan sampaikan lebih lanjut,” tambahnya.

Tim kepolisian telah mengumpulkan 18 unit CCTV dari sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan sterilisasi awal oleh unit Jibom (penjinak bom), polisi memastikan bahwa ledakan tersebut tidak disebabkan oleh bom. “Sementara hasil dari rekan unit Jibom yang melakukan sterilisasi, sementara ya, tidak ditemukan barang berupa bom. Tentunya ini masih akan kami dalami dan tindaklanjuti ya,” kata Imron.

Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, mengungkapkan temuan yang semakin mengerucutkan lokasi pusat ledakan. Pihaknya menemukan tabung gas etilen berukuran 52 Kg beserta selang yang diduga digunakan untuk menyalurkan gas ke ruangan ripening atau pematangan pisang.

“Yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam satu ruangan ripening untuk mematangkan buah pisang itu,” jelas Jakaria. Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk menemukan penyebab pasti ledakan, termasuk mencari komponen lain seperti regulator gas.

Ledakan yang terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 18.15 WIB tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Tinggalkan komentar