Lansia Dibopong Anak Saat Kebakaran 83 Rumah di Kramat Senen, 388 Jiwa Terdampak

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Di tengah kobaran api, seorang lansia berusia 78 tahun, Masinah, harus dibopong dan digendong oleh anaknya untuk menyelamatkan diri.

“Saya udah nggak bisa jalan, saya udah nggak bisa, sampai dibopong ama anak-anak saya. Lemes saya.,” ungkap Masinah saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2026).

Masinah mengaku melihat langsung api kebakaran berkobar dengan dahsyat. Ia merasa syok dan lemas, sehingga hanya sempat menyelamatkan barang-barang berharga seperti KTP dan Kartu Keluarga. “Alhamdulillah keambil tuh surat-surat. Udah surat, udah surat-surat, terus dompet juga. Alhamdulillah keambil juga dompet. Cuma anak saya udah teriak-teriak, boro-boro baju, baju yang dipake doang ini ini,” tuturnya.

Ia tinggal bersama 18 anggota keluarganya, mulai dari anak, menantu, cucu, hingga cicit. Masinah bersyukur seluruh anggota keluarganya berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut. “Alhamdulillah. Tuh yang lahiran juga selamat. Yang di atas juga tuh duduk-duduk baru turun dari atas digendong juga alhamdulillah pada selamat, ya gitu. Cuman ya gitu, nggak ada yang bawa apa-apa. Tahu yang merembet kebakar-bakar itunya, surat-suratnya habis,” jelasnya.

Masinah juga melaporkan mendengar suara ledakan berulang kali. Ia menduga suara tersebut berasal dari tabung gas yang meledak. “Ledakan banyak! Kan itu… yang atas meletup, Duarr! Gitu tuh, itu atap, gas-gas,” katanya.

Sebelumnya, kawasan permukiman di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, dilalap api. Data terakhir menyebutkan sebanyak 83 unit rumah terdampak kebakaran. “Jumlah rumah terbakar: 83 rumah,” ujar Kasiops Jakarta Pusat Triyanto kepada wartawan, Kamis (8/10).

Peristiwa ini berdampak pada 388 jiwa. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Dugaan penyebab: dalam proses penyelidikan,” kata Triyanto.

Tinggalkan komentar