KMP Batumandi Terbakar Dekat Merak, 420 Penumpang Selamat

Cilegon – Kapal KMP Batumandi dilaporkan terbakar di perairan dekat Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Sebanyak 420 penumpang dilaporkan selamat dari insiden tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea, berdasarkan data manifest kapal, KMP Batumandi mengangkut 420 orang penumpang dan 89 unit kendaraan. Dari total penumpang, 393 orang berada di dalam kendaraan, sementara 27 lainnya adalah penumpang pejalan kaki.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Beberapa penumpang yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. “Untuk kondisi penumpang, berdasarkan informasi sementara dari ASDP, tidak ada korban meninggal dunia. Sementara itu, penumpang yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika,” ujar Maruli.

Kapal tersebut mulai terbakar pada Selasa (20/10) sekitar pukul 16.34 WIB. Lokasi kejadian berada sekitar 700 meter dari Dermaga 6 atau Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

Pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi untuk mengungkap kronologi lengkap dan penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi. “Untuk kronologi lengkap dan penyebab kebakaran, kami mohon masyarakat bersabar. Nantinya akan ada tim yang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Maruli.

Gubernur Banten, Andra Soni, menambahkan bahwa sebanyak 16 orang sempat mendapatkan penanganan medis. Sebelas orang dirawat di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika. “Pemprov Banten terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penumpang yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkan penanganan,” kata Andra.

Gubernur Andra juga mengapresiasi peran serta masyarakat, khususnya para nelayan, yang sigap membantu proses evakuasi, terutama terhadap bayi dan anak-anak. “Saya mengapresiasi reaksi spontan masyarakat dan para nelayan yang secara sukarela membantu evakuasi. Terima kasih kepada warga sekitar Merak yang telah membantu saudara-saudara kita,” ujarnya, menyebut aksi tersebut sebagai wujud kesetiakawanan sosial masyarakat Banten.

Tinggalkan komentar