CILEGON – Bangkai kapal KMP Batumandi yang sebelumnya terbakar dan kemudian tenggelam di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, akan segera diangkat. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan akan mempersiapkan operasi pengangkatan kapal melalui operasi salvage.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan kapal tersebut. “ASDP akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan kapal melalui operasi salvage,” kata Windy dalam keterangannya pada Kamis (22/10/2020).
KMP Batumandi dilaporkan tenggelam setelah proses pemadaman api selesai dilakukan pada Rabu (21/10) sekitar pukul 20.54 WIB. Beban air yang terserap selama proses pemadaman diduga menjadi penyebab kapal menjadi miring dan akhirnya tenggelam.
Menyikapi kondisi pascatenggelam, pihak ASDP telah melakukan langkah pengamanan awal dengan memasang buoy atau pelampung sebagai penanda lokasi bangkai kapal. Pemasangan ini bertujuan untuk menjadi panduan bagi kapal-kapal lain yang melintas di area tersebut demi keselamatan pelayaran.
“Langkah pengamanan akan dilakukan melalui pemasangan buoy sebagai penanda lokasi kapal sehingga dapat menjadi panduan bagi kapal-kapal yang melintas dan meminimalkan potensi risiko di area tersebut,” jelas Windy.
Pelaksanaan pengangkatan bangkai kapal serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian akan segera dilakukan. ASDP terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pengangkatan berjalan lancar. “Pelaksanaan proses tersebut akan memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, serta kondisi perairan guna memastikan penanganan berjalan secara terencana dan sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya.