Kericuhan Konser Musik Gratis di Mal Jaksel, Polisi Amankan 2 Terduga Copet

JAKARTA – Sebuah konser musik gratis yang diselenggarakan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan dilaporkan ricuh. Insiden tersebut menjadi viral di media sosial setelah video keramaian yang berubah menjadi dorong-dorongan menyebar luas. Pihak kepolisian menduga kericuhan dipicu oleh adanya laporan mengenai copet yang beraksi di tengah kerumunan.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (22/10/2026) malam, bertepatan dengan digelarnya acara bazar di lokasi yang sama. Dalam rekaman video yang beredar, tampak ribuan pengunjung tengah menikmati penampilan grup band di atas panggung. Suasana yang awalnya meriah seketika berubah kacau ketika sebagian pengunjung mulai saling mendorong.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Setiabudi, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kericuhan dipicu oleh teriakan ‘copet’ yang terdengar di tengah kerumunan. “Ya itu, ricuhnya karena diduga ada copet itu. Iya, namanya orang banyak, kemudian satu nyebut copet, terjadilah itu,” ujar Joko saat dikonfirmasi pada Jumat (23/10/2026).

Akibat kericuhan tersebut, dua orang pengunjung yang diduga sebagai pelaku pencurian berhasil diamankan oleh massa. Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dari Polsek Setiabudi untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Terkait kejadian itu, kami dari Polsek Setiabudi telah menerima penyerahan dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian atau copet dari lokasi tempat kejadian,” jelas Joko.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pencurian yang terjadi. “Telah kami lakukan pemeriksaan, kemudian kami lakukan pendalaman-pendalaman yang saat ini masih pada tahap, pendalaman oleh penyidik Reskrim Polsek Setiabudi,” imbuhnya.

Joko menambahkan bahwa hingga kini sudah ada dua orang yang membuat laporan polisi terkait kehilangan barang saat acara berlangsung. Laporan tersebut berkaitan dengan kehilangan ponsel. “Ada yang datang ke kantor Polsek Setiabudi, kemudian melaporkan kejadian kehilangan di lokasi musik tersebut, berupa handphone dan telah membuat laporan polisi. Yang membuat laporan ada dua,” tutupnya.

Tinggalkan komentar