Kapal Perang Rusia Tiba di Tanjung Priok, Pererat Persahabatan dengan Indonesia

JAKARTA – Sebuah kapal perang Rusia, RFS Marshal Shaposhnikov, telah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan antara Federasi Rusia dan Indonesia.

Komandan detasemen kapal Armada Pasifik Rusia, Laksamana Muda Evgeny Myasoedov, menjelaskan bahwa agenda kunjungan tidak hanya sebatas pamer kemampuan kapal kepada masyarakat Indonesia. Kegiatan ini juga mencakup pertukaran profesional dengan personel angkatan laut kedua negara, kegiatan budaya, serta pengenalan terhadap berbagai objek wisata dan tradisi Indonesia.

Detasemen kapal Armada Pasifik Rusia yang terdiri dari kapal frigate Marshal Shaposhnikov, kapal tanker Pechenga, dan kapal destroyer Admiral Tributs, berlabuh di Tanjung Priok sejak 30 September hingga 4 Oktober. Selama kunjungan, mereka menyelenggarakan ‘Open Ship Day’ untuk publik pada 2 Oktober, yang disambut antusiasme tinggi dari masyarakat.

Myasoedov mengutip pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan bahwa Samudra Pasifik bukanlah pemisah, melainkan perekat yang menyatukan kedua negara. Menurutnya, kunjungan ini sejalan dengan semangat membangun jembatan, memperkuat hubungan, dan memperdalam kerja sama.

Senada dengan Myasoedov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan bahwa pengembangan angkatan laut Rusia bertujuan untuk menjamin pertahanan negara dan mendorong kerja sama yang bersahabat dengan negara-negara sahabat. “Kami mengembangkan Angkatan Laut Rusia bukan untuk melawan negara mana pun, bukan pula untuk terlibat dalam kompetisi atau perlombaan senjata di kawasan Pasifik ini, melainkan untuk menjamin pertahanan negara kami-Federasi Rusia-serta mendorong kerja sama yang bersahabat dengan para sahabat kami,” tegasnya.

Tolchenov menambahkan bahwa latihan maritim bersama dapat menjadi upaya untuk meningkatkan saling pengertian, mencegah insiden di laut, dan menunjukkan kesiapan Rusia dalam menjamin keamanannya dengan kekuatan sendiri. Ia juga menyebutkan bahwa Rusia mengapresiasi partisipasi dalam latihan Komodo, yang edisi keempatnya diadakan di Bali pada 2025 dan edisi kelima diperkirakan akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Jika diundang, kapal armada Pasifik Rusia siap datang dengan misi persahabatan.

Detasemen kapal Armada Pasifik Rusia memulai perjalanannya dari Vladivostok, Rusia, menuju Jakarta, Indonesia, dengan estimasi waktu sekitar 20 hari. Setelah menyelesaikan kunjungan di Indonesia, mereka akan melanjutkan pelayaran menuju George Town, Malaysia.

Tinggalkan komentar