PALEMBANG – Kabut asap kembali menyelimuti langit Palembang, Sumatera Selatan, pada hari ini, Senin (5/10/2026), menyebabkan gangguan signifikan pada operasional penerbangan. Sebanyak 18 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang mengalami penundaan.
Penundaan ini terjadi karena jarak pandang di sekitar bandara dilaporkan menurun di bawah batas minimal yang dipersyaratkan untuk operasional penerbangan. Kondisi ini memaksa pesawat untuk tidak dapat lepas landas maupun mendarat demi menjaga keselamatan.
Humas Bandara SMB II Palembang, Nidia Basthonie, mengonfirmasi adanya penundaan tersebut. “Sejumlah penerbangan mengalami penundaan akibat kabut asap dengan jarak pandang di bawah batas minimal,” ujar Nidia seperti dikutip dari detiksumbagsel.
Data dari pihak bandara mencatat bahwa 11 penerbangan keberangkatan dan 7 penerbangan kedatangan terdampak oleh kondisi jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.
Untuk penerbangan keberangkatan yang tertunda antara lain IU 921 rute Palembang-Jakarta, QG 989 Palembang-Batam, IU 302 Palembang-Pangkalpinang, JT 246 Palembang-Batam, IU 964 Palembang-Kualanamu, GA 107 Palembang-Jakarta, QG 981 Palembang-Jakarta, QG 987 Palembang-Jakarta, IU 923 Palembang-Jakarta, dan QG 985 Palembang-Jakarta.
Sementara itu, penerbangan kedatangan yang mengalami dampak adalah IU 933 dari Yogyakarta, GA 102 dari Jakarta, QG 980 dari Jakarta, QG 9862 dari Jakarta, AK 462 dari Kuala Lumpur, IU 924 dari Jakarta, dan QG 984 dari Jakarta.
Nidia Basthonie menjelaskan bahwa penundaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru pesawat. “Penundaan keberangkatan yang disebabkan terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang maupun kru pesawat,” tegasnya.
Meskipun menghadapi kendala operasional akibat kabut asap, Nidia memastikan bahwa kondisi umum di Bandara SMB II Palembang secara keseluruhan tetap kondusif. “Situasi bandara saat ini dalam keadaan kondusif,” tutupnya.