Ratusan pencari kerja memadati Jakarta Job Fair yang diselenggarakan di GOR Pulo Gadung, Jakarta Timur. Acara ini menjadi harapan bagi mereka yang tengah berjuang mencari pekerjaan, termasuk Stefanus (30), seorang warga Depok yang telah menganggur sejak tahun 2020.
Pada hari terakhir pelaksanaan job fair, Rabu (7/10/2026), para pencari kerja terlihat antusias mendatangi booth berbagai perusahaan. Mereka dengan cermat menelaah informasi lowongan pekerjaan yang dipajang.
Jakarta Job Fair Jaktim tahun ini diikuti oleh 37 perusahaan dan berlangsung secara luring pada tanggal 6 hingga 7 Oktober. Selain itu, tersedia pula opsi job fair online yang dapat diakses melalui situs karir.jakarta.go.id hingga 18 Oktober.
Stefanus menceritakan bahwa ia memutuskan datang ke job fair karena sudah hampir enam tahun tidak memiliki pekerjaan tetap. Ia kehilangan pekerjaannya pada masa awal pandemi COVID-19.
“Aku datang ke job fair karena memang lagi belum dapat pekerjaan lagi, kan terakhir tahun 2020 itu karena COVID kan pandemi. Sekarang tuh belum ada pekerjaan lagi,” ujar Stefanus di area Jakarta Job Fair GOR Pulo Gadung, Jaktim.
Stefanus menjelaskan bahwa ia sedang mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang teknik industri.
“Terus, kalau aku sih nyari bidang pekerjaan yang seenggaknya sesuai dengan passion-lah, aku teknik industri, sesuai dengan jurusan aja sih,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan kendala yang sering dihadapi saat melamar pekerjaan. Stefanus mengaku kerap kali tidak mendapatkan kabar lebih lanjut setelah mengirimkan lamaran, bahkan setelah melalui tahap wawancara.
“Kendala ya biasanya sih mentok-mentok kalau naruh lamaran, ya nggak ada info lagi gitu, sekalipun kalau udah dapat interview,” keluhnya.
Selain itu, batas usia maksimal juga menjadi salah satu hambatan dalam mencari pekerjaan baru. Stefanus berharap agar ia segera mendapatkan panggilan kerja.
“Harapan pribadiku ya semoga paling keterima aja sih setiap pas aku lamar,” pungkasnya.