Jasad Orang Utan Mengapung di Sungai Kumai, Pencarian Tim Gabungan Belum Berhasil

Kotawaringin Barat – Penemuan jasad orang utan yang mengapung di Sungai Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menjadi viral di media sosial. Tim gabungan telah diterjunkan untuk menelusuri laporan ini, namun hingga kini belum berhasil menemukan bangkai satwa yang dilindungi tersebut.

Informasi mengenai temuan ini mulai beredar pada 13 Oktober 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama Orangutan Foundation International (OFI) segera melakukan penyisiran di area Sungai Kumai pada 14 Oktober 2026.

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Handi Nasoka, membenarkan adanya informasi mengenai dugaan penemuan jasad orang utan. “Iya benar. Ada kita lihat di media sosial tanggal 13 Oktober terkait ditemukannya jasad orang utan yang mengambang di Sungai Kumai,” kata Handi.

Handi menjelaskan bahwa penyisiran dilakukan untuk memastikan titik lokasi yang disebutkan dalam informasi viral tersebut, sekaligus memverifikasi keberadaan jasad orang utan yang dilaporkan mengapung. Namun, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil.

“Jasad yang dimaksud tidak ditemukan selama penyisiran berlangsung,” ujar Handi. Dengan belum ditemukannya jasad tersebut, informasi yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya melalui penelusuran langsung oleh petugas di lapangan. Hingga kini, keberadaan jasad orang utan itu masih belum diketahui, begitu pula penyebab kematiannya yang belum bisa dipastikan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan komentar