Gangguan Eskalator Stasiun Duri, KAI Commuter Tambah Personel Atasi Kepadatan

Stasiun Duri masih menghadapi tantangan kepadatan penumpang akibat gangguan pada salah satu eskalatornya yang masih dalam proses perbaikan. Menanggapi situasi ini, KAI Commuter telah mengambil langkah strategis dengan menambah jumlah personel, terutama saat jam-jam sibuk, untuk memastikan kelancaran mobilitas pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penambahan personel ini bertujuan untuk memberikan bantuan pelayanan kepada pengguna selama perbaikan eskalator berlangsung. “Selama proses perbaikan terus dilakukan, KAI Commuter akan menyediakan personil tambahan di Stasiun Duri pada peak hour untuk membantu pelayanan pengguna,” ujar Karina.

Proses perbaikan eskalator yang sedang berjalan ini melibatkan pembongkaran dan pemasangan main gear. Karina menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjamin aspek keselamatan dan keamanan operasional. “Namun dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini perbaikan terhadap eskalator masih terus dilakukan mempertimbangkan perlu dilakukan pembongkaran dan pemasangan main gear eskalator dan pelaksanaan uji riksa kembali untuk memastikan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan pengoperasian eskalator,” jelasnya.

Meskipun upaya perbaikan terus dioptimalkan, Karina belum dapat memastikan kapan eskalator tersebut akan kembali beroperasi normal. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang. “KAI Commuter terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengoptimalisasi proses perbaikan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kondisi tersebut,” tutup Karina.

Insiden yang menyebabkan eskalator di Stasiun Duri bergerak mundur ini terjadi pada Sabtu (3/10), yang mengakibatkan beberapa penumpang terjatuh dan mengalami luka-luka.

Tinggalkan komentar