Gangguan pada fasilitas eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pada Sabtu (3/10/2026) pagi menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Eskalator yang seharusnya beroperasi naik mendadak bergerak mundur, mengakibatkan penumpang yang berada di atasnya terjatuh.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB dan mengakibatkan eskalator tersebut belum dapat beroperasi normal kembali. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat fakta kunci terkait kejadian ini.
Eskalator Tiba-tiba Berbalik Arah
Salah seorang saksi mata, Mayska, menjelaskan bahwa eskalator tersebut awalnya berjalan normal pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, tiba-tiba eskalator tersebut bergerak mundur, bukan naik seperti seharusnya. Hal ini mengejutkan para penumpang yang membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
“Awalnya normal. Kejadiannya kan pagi sekitar jam 7-an,” kata Mayska. Ia menambahkan, “Eskalatornya tiba-tiba jalan mundur. Jadi harusnya naik ke atas, tapi pas kejadian itu mundur. Orang nggak siap ya, jadi badannya pada jatuh semua, saling nubruk. Nggak seimbang.” Situasi sempat menimbulkan kepanikan, dan petugas keamanan segera memberikan pertolongan.
Warga lainnya, Eka, yang melewati eskalator tersebut sekitar pukul 08.00 WIB, mendapati eskalator sudah dalam kondisi mati. Meskipun belum dipasangi pembatas, ia mengira aman untuk dilewati. “Iya, cuma tadi itu belum ditutup pembatas sama petugas,” ujarnya.
12 Orang Luka-luka
Pihak KAI Commuter melaporkan bahwa total ada 12 orang yang terdampak insiden ini, terdiri dari 10 orang dewasa dan 2 anak-anak. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa 5 orang telah melanjutkan perjalanan, sementara 5 orang lainnya akan dirujuk ke RS Duta Indah. Dua orang sisanya akan menjalani observasi lebih lanjut.
“Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” ujar Karina.
KAI Minta Maaf
Karina Amanda menyampaikan permohonan maaf atas gangguan fasilitas yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa seluruh pengguna yang terdampak telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan awal di Pos Kesehatan Stasiun Duri.
“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan fasilitas yakni salah satu eskalator di Stasiun Duri, Sabtu (3/10) sekitar pukul 07.45 WIB. Gangguan terjadi pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5,” kata Karina dalam keterangan tertulisnya.
Petugas keamanan stasiun disebut sigap menghentikan operasional eskalator dan memberikan pertolongan segera setelah kejadian. “Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” jelas Karina.
Disetop Sementara
Sebagai langkah pengamanan, KAI Commuter telah menghentikan sementara penggunaan eskalator yang bermasalah tersebut. Tim teknis terkait sedang melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan aspek keselamatan dan mengidentifikasi penyebab teknis gangguan.
“Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dan Kami akan memastikan penanganan dilakukan dengan baik. Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis,” tambah Karina.
Berdasarkan pantauan pada Sabtu (3/10/2026) pukul 14.00 WIB, eskalator yang mengalami gangguan telah ditutup terpal, sementara eskalator di sebelahnya masih beroperasi normal.