JAKARTA – Komisi IV DPR RI menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya enam petugas dan relawan dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyebut para pejuang lingkungan tersebut sebagai pahlawan yang melawan apa yang ia sebut sebagai ‘teroris ekologis’.
Alex mengungkapkan bahwa Komisi IV telah menggelar rapat dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terkait penanganan karhutla. Dalam rapat tersebut, pihaknya telah mendorong agar para petugas dan relawan yang berjuang di garis depan mendapatkan perlindungan berupa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
Selain itu, Alex menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam upaya pemadaman karhutla, terutama ketika menghadapi medan yang sulit dan berat. Penggunaan teknologi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan keselamatan dalam penanganan kebakaran hutan.
Enam Petugas Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo
Jumlah korban jiwa akibat karhutla di Gunung Bromo dilaporkan bertambah menjadi enam orang. Korban terakhir yang teridentifikasi adalah Suraji, seorang warga Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Gatot Soebroto, menyampaikan duka mendalam atas kehilangan tersebut.
Keenam petugas dan relawan yang gugur dalam tugas pemadaman karhutla di Bromo adalah:
- Sukaris (55)
- Hendra Rony Wagiyanta (33)
- Wisnu Yuda Pratama (25)
- Sefriel Ardiansyah (19)
- Munawi (44)
- Suraji (44)