Gorontalo – Oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo berinisial NI dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap dua mahasiswi berinisial M (24) dan A (24). Peristiwa dugaan pelecehan ini terjadi saat kedua mahasiswi tersebut sedang menjalani bimbingan skripsi.
Kakak salah satu korban, Hendra P (27), mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut berlangsung di dalam ruangan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Sultan Amai Gorontalo pada Rabu (21/10/2026). Ia menceritakan bahwa kedua mahasiswi tersebut mendatangi oknum dosen itu untuk keperluan bimbingan skripsi.
“Saat itu sedang menjalani proses bimbingan skripsi, di dalam ruangan itu oknum dosen ini melakukan pelecehan. Namanya saja mahasiswi akhir bimbingan skripsi kejadiannya itu di dalam ruangan fakultas,” terang Hendra.
Akibat perbuatan tersebut, kedua korban dilaporkan mengalami ketakutan dan menangis. Pihak keluarga korban kemudian melaporkan dugaan pelecehan ini ke Polresta Gorontalo Kota pada hari Rabu (21/10/2026).
“Saya mendapati keduanya dalam kondisi ketakutan dan terus menangis setelah dilecehkan oleh oknum dosen ini. Kami sudah lapor ke Polresta Gorontalo Kota kemarin, hari Rabu 21 Oktober 2026,” ungkapnya.
Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Gorontalo, Sulaiman Ibrahim, membenarkan bahwa NI adalah dosen di fakultas tersebut dan menjabat sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Sosiologi Agama.
“Iya, yang bersangkutan adalah Kaprodi Sosiologi Agama inisial NI ya, beliau baru setahun lebih menjabat Kaprodi Sosiologi Agama,” kata Sulaiman.