Dokter di Bandung Diduga Cabuli Anak Kandung, Terungkap Lewat Cerita Korban

JAKARTA – Seorang dokter berinisial IS di Kota Bandung diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang baru berusia 4 tahun. Pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian di sebuah apartemen di Kota Bekasi ketika sedang bersama korban.

Penangkapan dilakukan pada Rabu malam (21/10) dan korban segera dibawa ke rumah aman untuk mendapatkan penanganan. Selain pendampingan psikologis, korban juga menjalani pemeriksaan medis di RS Sartika Asih dan dinyatakan dalam kondisi stabil. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Rumi Untari, membeberkan kronologi kasus ini.

Menurut Rumi, kasus ini mulai terungkap pada November 2025 ketika korban tiba-tiba memeragakan adegan dewasa. Sang ibu kemudian merasa curiga ketika anaknya mengatakan adegan tersebut didapat dari ponsel ayahnya. Korban memeragakan tersangka menindih badannya dan mengeluhkan sakit pada punggungnya saat itu.

Kejadian ini terungkap saat sang anak sedang dibersihkan oleh ibunya dan menceritakan perlakuan tersebut. Korban menyampaikan bahwa perlakuan itu terjadi saat ia dibawa ke rumah orang tua tersangka pada sekitar bulan Juli 2025. Sang ibu kemudian segera memeriksakan kondisi anaknya.

Selanjutnya, pada Januari 2026, ibu korban memeriksakan anaknya ke laboratorium di Kota Bandung dan hasilnya menunjukkan positif terinfeksi gonore. Pada Februari 2026, pelapor kembali memeriksakan korban ke dokter forensik, yang menemukan adanya tanda-tanda peradangan pada kemaluan korban.

Polda Jabar telah memeriksa empat orang saksi dalam kasus ini dan IS telah ditetapkan sebagai tersangka. “Penetapan tersangka kami lakukan sudah berdasarkan dua alat bukti yang cukup, yaitu keterangan saksi, hasil visum yang mendukung peristiwa tersebut, dan keterangan ahli,” ujar Rumi.

Tinggalkan komentar