Cekcok Sampah dan Sewa Lapak Berujung Pemukulan di Pasar Bogor

BOGOR – Sebuah insiden pemukulan terhadap seorang wanita dan pengacakan barang dagangan terjadi di Pasar Griya Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial ini dipicu perselisihan mengenai tempat pembuangan sampah serta tunggakan biaya sewa lapak.

Kapolsek Gunung Putri AKP Hillal Adi Imawan mengonfirmasi bahwa korban adalah seorang perempuan. “Benar korbannya seorang perempuan, (pemukulan) dipicu karena adanya salah paham terkait pembuangan sampah dan tunggakan biaya sewa lapak jualan,” ujar Hillal pada Selasa (6/10/2026).

Insiden tersebut berlangsung di lapak pedagang Pasar Griya Gunungputri pada Senin (5/10/2026). Korban telah membuat laporan resmi di Polsek Gunung Putri.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Luato Pasaribu menjelaskan bahwa perdebatan bermula dari korban yang diduga membuang sampah di lokasi yang salah. “Nah, mungkin dugaannya si ibu ini buang sampahnya ke tempat yang enggak seharusnya. Harusnya kan buangnya ke tempat sampah khusus lapak, tapi dia buangnya misalnya ke (tempat sampah) ruko,” kata Rudolf.

Situasi memanas ketika pelaku juga menyinggung masalah tunggakan sewa lapak yang dihadapi korban. “Terus dibicarakan juga, ‘Kamu ada juga masalah, ini kan udah naik biaya sewa (lapak) gitu, kamu nunggak sekian jumlahnya’-belum disebutin berapa jumlahnya,” tambah Rudolf.

Rudolf melanjutkan, “Jadi ada miss omongan, ya istilahnya jadi debat-debat di situlah, di lokasi. Mungkin tersulut emosi, terus melakukan pemukulan dan lain-lain.”

Sebelumnya, rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pemukulan dan pengacakan barang dagangan tersebut telah beredar luas di media sosial. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Menanggapi video yang beredar, dapat kami sampaikan bahwa benar kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Gunung Putri. Korban telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian,” tegas AKP Hillal saat dimintai konfirmasi terkait video viral pada Selasa (6/10/2026).

Tinggalkan komentar