SERANG – Seorang pria menjadi korban pengeroyokan dan penusukan saat hendak menaiki Bus Asli Prima di Kota Serang, Banten. Insiden ini terjadi akibat perselisihan antara korban dan istrinya dengan seorang kernet bus.
Menurut Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, percekcokan bermula ketika korban dan istrinya sedang menunggu bus jurusan Bandung di dekat Gerbang Tol Serang Timur. Saat hendak naik ke dalam bus, istri korban terlibat adu mulut dengan salah satu kernet. “Cekcok tersebut diduga dipicu adanya permintaan agar korban dan istrinya segera naik ke dalam bus,” jelas Maruli pada Rabu (7/10/2026).
Perselisihan tersebut kemudian berlanjut ketika korban menegur kernet yang bersangkutan. Adu mulut tersebut dilaporkan berkembang menjadi pengeroyokan dan penusukan terhadap korban.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar pukul 17.30 WIB itu sontak membuat warga sekitar heboh. Petugas Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) yang melintas di lokasi segera diberhentikan oleh warga yang memberikan informasi mengenai kejadian tersebut. “Petugas kemudian mendapat informasi bahwa telah terjadi pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang calon penumpang yang dilakukan oleh oknum kernet bus,” kata Maruli.
Dua Pelaku Diamankan
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera melakukan pengejaran terhadap bus yang dimaksud ke arah tol. Bus tersebut berhasil dihentikan di depan entrance Gerbang Tol Serang Timur saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Bandung.
Petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, yaitu AS (28) dan IS (29). “Bus tersebut selanjutnya berhasil dihentikan di depan entrance Gerbang Tol Serang Timur. Petugas kemudian meringkus dua pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut,” ungkap Maruli.
Saat penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti awal dari kedua pelaku, termasuk gunting, baju, dan STNK bus.