Candaan Soal Uang Belanja Berujung Bacokan Samurai di Bogor

BOGOR – Aksi penganiayaan sadis terjadi di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Seorang pria berinisial S menjadi korban pembacokan samurai oleh dua orang berinisial RB dan SJ, yang merupakan pedagang toko kelontong. Insiden ini dipicu oleh candaan mengenai kekurangan uang belanja.

Menurut Kapolsek Jonggol Kompol Hida Tjahjono, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/10/2026) siang. Awal mula kejadian ketika pelaku RB bercanda bahwa korban S seringkali berbelanja dengan uang yang kurang. Candaan ini kemudian disampaikan oleh RB kepada istri korban.

Merasa tidak terima dengan candaan tersebut, korban S lantas terlibat cekcok dengan pelaku RB melalui aplikasi pesan WhatsApp. Korban kemudian memutuskan untuk mendatangi toko pelaku untuk meluruskan persoalan. Namun, adu mulut tak terhindarkan setelah korban mendorong dagangan milik RB.

Situasi memanas ketika RB melakukan pemukulan terhadap korban. Tak lama berselang, SJ, yang merupakan kakak kandung RB, ikut tersulut emosi. SJ mengambil sebilah samurai dari lantai atas ruko dan langsung menebaskannya ke arah korban.

Akibat sabetan samurai tersebut, korban mengalami luka di bagian paha kanan dan lengan atas sebelah kanan, dekat area bahu. Pihak kepolisian saat ini telah menangani kasus tersebut. Sejumlah saksi telah diperiksa dan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan.

“Para pelaku telah diamankan di Polsek Jonggol berikut barang bukti samurai dan rekaman CCTV guna dimintai keterangan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Hida.

Tinggalkan komentar