JAKARTA – Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kejadian ini berpotensi membawa sanksi bagi Bupati Klaten dari partainya.
Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, menyatakan bahwa partainya secara berulang kali telah mengingatkan seluruh kadernya untuk senantiasa menjaga integritas. Ia menegaskan bahwa setiap kader yang terbukti melakukan pelanggaran akan menghadapi konsekuensi hukum serta sanksi dari partai.
“DPP PDI Perjuangan berkali-kali mengingatkan kepada seluruh kader untuk menjaga integritas. Namun jika mereka melanggar maka risiko hukum dan sanksi partai akan menanti,” ujar Ganjar saat dihubungi, Jumat (16/10/2026).
Ganjar menambahkan bahwa aturan partai telah disampaikan dengan tegas kepada para kadernya. Ia juga menyebutkan bahwa surat peringatan internal terkait larangan melakukan korupsi kembali dikirimkan kepada para kader PDIP.
“Setelah kejadian OTT di Klaten, Sekjen kembali mengingatkan dengan nada keras dan mengirimkan kembali surat peringatan yang pernah diberikan pada bulan Maret lalu,” sebutnya.
Sebelumnya, KPK membenarkan telah menetapkan tersangka dari operasi tangkap tangan yang melibatkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Namun, KPK belum merinci identitas lengkap para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Tadi malam untuk perkara ini sudah dilakukan ekspose dan diputuskan kegiatan penyelidikan di Klaten naik ke tahap penyidikan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).
Budi menjelaskan bahwa saat ini pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Ia menyatakan bahwa identitas lengkap para tersangka akan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers yang dijadwalkan sore hari.
“Untuk pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers rencana sore ini,” tutur Budi.
Bupati Hamenang dilaporkan terjaring OTT KPK di Klaten pada Kamis (15/10). Dugaan keterlibatan dalam suap proyek dan manipulasi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi dasar penindakan tersebut.