Belasan Rumah dan Kontrakan Terbakar di Jaktim Akibat Korsleting Listrik

Jakarta – Peristiwa kebakaran melanda dua lokasi berbeda di Jakarta Timur pada Kamis (8/10/2026) pagi, diduga kuat akibat korsleting listrik. Kebakaran di Kampung Melayu, Jatinegara, dilaporkan menghanguskan sekitar 17 rumah tinggal.

Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, menyatakan bahwa objek yang terbakar adalah rumah tinggal. Api pertama kali dilaporkan pada pukul 10.00 WIB di Jalan Kebon Pala 2 Nomor 18 RT 07 RW 04, Kelurahan Kampung Melayu.

“Sebab kebakaran diduga fenomena kelistrikan,” ujar Wahid. Untuk memadamkan api, sebanyak 10 unit mobil pompa dan 50 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum petugas tiba.

“Warga melihat api sudah membesar di salah satu rumah, warga sempat berusaha memadamkan menggunakan APAR namun api makin membesar dan melaporkan ke pemadam kebakaran,” jelasnya. Operasi pemadaman di lokasi ini berlangsung hampir dua jam, dimulai pukul 10.05 WIB dan berakhir pada 11.55 WIB.

Sementara itu, insiden kebakaran lain terjadi di Kecamatan Makasar, tepatnya di Jalan Pinang Ranti Gang H Bakot RT 06 RW 01, Kelurahan Pinang Ranti. Kebakaran yang juga diduga dipicu oleh masalah kelistrikan ini terjadi pada pukul 10.25 WIB dan melanda tiga unit kontrakan.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 72 meter persegi. Menurut keterangan, kontrakan dalam kondisi kosong karena ditinggal penghuninya ke pasar saat api mulai membesar. Api diduga berasal dari dapur kontrakan yang berada di posisi tengah.

Sebanyak 14 mobil pompa dan 70 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran di Makasar. Operasi pemadaman dimulai pukul 10.31 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 11.32 WIB.

Tinggalkan komentar