Ban Lepas, Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Intan Jaya

JAKARTA – Insiden pendaratan terjadi di Bandara Bilorai, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air dilaporkan tergelincir setelah salah satu bannya terlepas saat menyentuh landasan.

Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofian Corneles A. Samakori, menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung saat pesawat tengah melakukan pendaratan. Pilot pesawat menyatakan tidak menduga ban akan terlepas pada momen tersebut.

Menurut saksi lain, termasuk penumpang, terdengar bunyi dan hentakan dari bagian bawah pesawat menjelang pendaratan. Kondisi ini diduga menjadi penyebab pesawat keluar dari jalur pendaratan.

Sofian menambahkan, pilot kemudian berupaya mengendalikan pesawat dengan membelokkan kemudi ke arah kiri. Pesawat akhirnya masuk ke area rawa-rawa yang berada di sisi landasan. Meskipun terjadi insiden tersebut, tidak ada laporan mengenai tanda peringatan darurat yang muncul dari dalam kabin sebelum kejadian.

Akibat tergelincirnya pesawat, terjadi kerusakan pada badan pesawat. Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka. Serka Matheus mengalami cedera pada bagian pinggang, sementara Koptu Johar menderita luka di bagian kepala akibat benturan. Seluruh penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Insiden ini terjadi di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, pada pagi hari. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pesawat Asian One Air tersebut diawaki oleh Kapten Riza sebagai pilot dan Kapten Andi sebagai kopilot. Pesawat diketahui mendarat di Bandara Bilorai sekitar pukul 08.30 WIT. Dalam penerbangan tersebut, pesawat membawa total delapan orang penumpang.

Penumpang terdiri dari tiga anggota Koramil 1718/Sugapa, satu anggota Polres Intan Jaya, dan empat orang lainnya adalah masyarakat sipil.

Tinggalkan komentar