Kabar duka menyelimuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Ayudiah Rivana Tridiandinita (19), atlet pencak silat yang mewakili Kota Semarang, dilaporkan meninggal dunia. Kepergiannya terjadi beberapa waktu setelah menjalani operasi untuk cedera yang dialaminya saat bertanding.
Informasi duka ini disampaikan langsung oleh KONI Kota Semarang melalui akun Instagram resmi mereka. “Keluarga Besar KONI Kota Semarang menyampaikan rasa duka cita yang teramat dalam atas berpulangnya srikandi olahraga kebanggaan kita: Sdri. AYUDIAH RIVANA TRIDIANDINITA (Atlet Pencak Silat Kontingen Porprov Kota Semarang),” demikian bunyi unggahan tersebut.
Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ayudiah mengalami cedera pada jari tengahnya ketika bertanding melawan kontingen Kabupaten Batang dalam babak perempat final pada hari Senin (26/10). Jari tengahnya terkena tendangan lawan hingga mengalami luka dan pendarahan.
“Ternyata, ruas-ruas jari tengahnya mengalami cedera dan tulangnya bergeser. Ketika dirontgen juga tidak ada patah. Hanya bergeser,” ungkap Nurfaqih saat dihubungi.
Setelah insiden tersebut, Ayudiah segera dibawa ke Rumah Sakit Primaya untuk mendapatkan penanganan medis. Ia menjalani operasi pada Selasa (27/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Operasi dilaporkan berjalan lancar, dan orang tua atlet sempat mengabarkan bahwa semuanya telah selesai tanpa masalah pada pukul 19.30 WIB.
Namun, keesokan paginya, pihak keluarga mengabarkan bahwa Ayudiah telah meninggal dunia. Kejadian ini menjadi pukulan berat bagi dunia olahraga Jawa Tengah, khususnya bagi kontingen Kota Semarang.