AS Siap Fasilitasi Dialog Damai Rusia-Ukraina Akhir Oktober

JAKARTA – Amerika Serikat (AS) dikabarkan berencana memfasilitasi gelombang baru negosiasi antara Ukraina dan Rusia guna mencari solusi damai atas konflik yang telah berlangsung selama empat setengah tahun.

Upaya perdamaian yang dipimpin oleh AS ini dilaporkan mengalami kebuntuan, terutama karena fokus Washington teralihkan pada isu konflik dengan Iran. Selain itu, Ukraina juga melaporkan adanya peningkatan serangan udara oleh Rusia di berbagai wilayah yang terdampak perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa pihak Amerika tengah menjalin komunikasi dengan kedua negara. “Pihak Amerika saat ini sedang menjalin komunikasi dengan Ukraina dan Rusia serta mengusulkan diadakannya pertemuan tingkat teknis dalam format trilateral pada akhir Oktober,” ujar Zelensky.

Zelensky menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan para negosiator Amerika pada hari Sabtu. “Saya menegaskan kepada mereka bahwa pihak kami siap mendukung jadwal tersebut,” tegasnya.

Meskipun tidak merinci lokasi pasti pertemuan, Zelensky menyatakan bahwa Ukraina “terbuka untuk mengadakan pertemuan di Uni Emirat Arab atau negara lain yang diusulkan oleh pihak Amerika”.

Sebelumnya, pada bulan lalu, Kremlin juga telah menyatakan ketertarikannya pada kemungkinan pembicaraan tiga pihak untuk mengakhiri perang pada bulan Oktober. “Kami tidak menutup kemungkinan tersebut; kita berbicara mengenai masa depan dalam waktu dekat,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, seperti dikutip oleh kantor berita Rusia, Ria dan Tass.

Namun, putaran-putaran pembicaraan sebelumnya dilaporkan belum menunjukkan kemajuan berarti menuju perdamaian. Hal ini disebabkan oleh keengganan Moskow untuk melunakkan tuntutan maksimalisnya demi mengakhiri pertempuran.

Tinggalkan komentar