Jakarta – Kasus pengeroyokan terhadap seorang anggota Satpol PP DKI Jakarta oleh sejumlah pekerja proyek di kawasan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, telah berakhir secara damai. Perdamaian ini tercapai setelah korban memutuskan untuk mencabut laporan polisinya.
Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma menyatakan bahwa korban telah mencabut laporan dan kedua belah pihak telah bersepakat damai melalui proses mediasi di Polsek Kebayoran Baru. “Yang jelas biaya pengobatan dan segala macam dari perwakilannya ada yang mediasi sama mereka, sama korban, didampingi kita juga,” ungkapnya.
Dipicu Penertiban Motor
Sebelumnya, insiden pengeroyokan tersebut menyebabkan anggota Satpol PP mengalami luka dan memerlukan enam jahitan. Kericuhan ini dilaporkan berawal dari petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang sedang melakukan penertiban kendaraan yang terparkir di trotoar.
Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru AKP Andre JR Simamora menjelaskan bahwa motor-motor yang ditertibkan di trotoar tersebut merupakan milik para pekerja proyek. Tindakan penertiban inilah yang kemudian memicu kericuhan.
Menurut keterangan korban, para pekerja proyek menyerang anggota Satpol PP dengan menggunakan helm proyek.