Andre Rosiade Bantu Warga Padang dengan Saraf Kejepit

Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, meninjau langsung kondisi Harry Triwibowo (46), warga Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Harry mengalami penyakit saraf kejepit yang membuatnya tidak mampu bekerja, serta menderita gangguan kesehatan serius lainnya.

Dalam kunjungannya, Andre Rosiade tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyerahkan bantuan tunai untuk meringankan beban ekonomi keluarga Harry. Sebelumnya, Harry berprofesi sebagai buruh harian lepas dan pencuci piring di kedai sate untuk menopang kehidupan istri dan kelima anaknya. Namun, penurunan kondisi kesehatannya menghambat kemampuannya untuk mencari nafkah.

Dokumen medis dari Rumah Sakit Islam Siti Rahmah dan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi mengonfirmasi Harry mengalami multiple protruded disc atau saraf kejepit pada beberapa ruas tulang belakang lehernya, yaitu C3-C4, C4-C5, C5-C6, dan C6-C7. Kondisi ini menekan saluran saraf tulang belakang. Hasil pemeriksaan MSCT Scan Brain juga menunjukkan adanya hematoma di bagian thalamus kanan.

Andre Rosiade juga mengimbau kepada perangkat lingkungan dan pihak kelurahan agar memberikan perhatian lebih kepada keluarga Harry. Ia menekankan pentingnya memastikan akses terhadap layanan kesehatan dan jaminan sosial yang memadai bagi mereka.

Upaya koordinasi ini diharapkan dapat memberikan pendampingan yang dibutuhkan keluarga Harry, sehingga mereka tidak harus menghadapi tantangan kesehatan dan ekonomi secara sendirian. “Kami sangat prihatin dengan keluarga Pak Harry. Semoga segera sembuh dan bisa kembali bekerja untuk istri dan anak-anak. Kami dapat informasi ini dan langsung menuju kediaman mereka. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujar Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2026).

Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (27/10) itu turut didampingi oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar), Anandya Dipo Pratama, dan jajaran pengurus lainnya. Andre berharap bantuan dari berbagai pihak terus mengalir, mengingat kelima anak Harry masih kecil, dengan usia tertua 12 tahun dan termuda 4 tahun.

“Kami berpesan agar anak-anak tetap bersekolah dalam kondisi apapun. Tim kami juga akan terus memantau kondisi keluarga Pak Harry nantinya,” tegas Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI tersebut.

Di tengah kondisi suaminya yang sakit, Diane, sang istri, berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memastikan kelima anaknya tetap dapat bersekolah. Ia aktif sebagai reseller berbagai produk di Padang dan Solok. Penghasilan dari usahanya ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan ekonomi. Namun, galodo yang melanda Solok bulan lalu turut mempengaruhi kelancaran usahanya.

Diane menyampaikan apresiasi mendalam kepada Andre Rosiade atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia bersyukur masih ada pihak yang peduli dan membantu meringankan beban keluarganya di masa sulit ini. “Kami mendoakan agar Andre beserta seluruh keluarganya senantiasa diberikan kesehatan, umur yang berkah, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta kemudahan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan kesulitan dalam memperoleh bantuan dari pemerintah. Menurut Diane, keluarganya terdata dalam desil 6 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang secara otomatis dianggap mampu. “Kami sedang mengurus agar desil ini sesuai. Kalau masih 6 tak akan ada bantuan pemerintah yang diterima. Begitu juga untuk biaya anak-anak sekolah. Sekarang lima anak kami ini dapat disebut stunting atau kurang gizi,” keluhnya.

Kunjungan kemanusiaan ini menjadi wujud perhatian langsung terhadap warga yang membutuhkan. Bantuan sebesar Rp10 juta yang diberikan kepada keluarga Harry diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan dukungan moral dan harapan untuk tetap kuat dalam menjalani proses pengobatan serta memperjuangkan masa depan kelima anak mereka.

Tinggalkan komentar