Wamensos Resmikan Taman Anak Sejahtera di Surakarta, Fasilitas Pendukung Tumbuh Kembang Anak

SURAKARTA – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) ‘Sae’ di Sentra Terpadu Prof. dr. Soeharso Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu (25/10/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk hadir bagi masyarakat rentan, khususnya anak-anak.

Agus Jabo menjelaskan bahwa TAS ‘Sae’ hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan membuktikan kehadiran negara. “Lewat Taman Anak Sejahtera, kami ingin membuktikan negara hadir. Negara hadir untuk keluarga anak-anak yang kurang mampu yang butuh didampingi negara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

TAS ‘Sae’ merupakan salah satu dari 11 Taman Anak Sejahtera di bawah naungan Kementerian Sosial. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung keluarga rentan yang kesulitan memberikan pendidikan dan pengasuhan optimal bagi anak karena kesibukan orang tua mencari nafkah.

Lebih dari sekadar tempat penitipan, TAS ‘Sae’ menyediakan pendidikan dini, menjamin pemenuhan gizi, serta memfasilitasi tumbuh kembang anak sesuai usianya. “Di sini, anak-anak akan dibimbing, di sini akan dirawat, di sini akan dikembangkan,” imbuh Agus Jabo.

Perkembangan anak di TAS ‘Sae’ dipantau secara berkala melalui aplikasi Si Kumbang. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan milestone tumbuh kembang anak dan pemberian layanan yang sesuai kebutuhan individual. Jika terdeteksi adanya keterlambatan bicara, misalnya, anak akan mendapatkan bimbingan dan terapi bicara.

TAS ‘Sae’ telah beroperasi sejak 17 Juli 2026 dan kini mampu menampung 20 anak berusia 4 bulan hingga 8 tahun. Yuni Tri Budi Astuti (45), salah satu orang tua yang menitipkan putrinya, Layticia (7), mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengaku sangat terbantu dengan keberadaan TAS ini.

“Sangat bermanfaat. Dulu, anak saya bawa jualan dari pagi sampai panas. Sekarang saya titip di sini, sore saya jemput. Saya tidak mengkhawatirkan makannya, kebersihannya, jam tidurnya, semua terjamin,” ungkap Yuni.

Acara peresmian berlangsung meriah dengan penampilan anak-anak TAS, siswa Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Sukoharjo yang menampilkan Tari Gambyong dan Polisi Cilik. Suasana semakin hangat ketika Agus Jabo dan wakil penasihat Dharma Wanita Kemensos, Intan Agus Jabo Priyono, berinteraksi dengan anak-anak melalui nyanyian, tarian, dan permainan tebak binatang.

Selain peresmian TAS, beberapa orang tua juga menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Sentra Terpadu Prof. dr. Soeharso Surakarta. Bantuan tersebut meliputi paket usaha keripik senilai Rp 4.048.524 untuk Pargiyanti, paket pengembangan usaha jajanan snack senilai Rp 3.254.723 untuk Yuni Tri Budi Astuti, paket usaha cireng dan dimsum senilai Rp 2.491.174 untuk Surti Handayani, paket usaha jasuke dan tempura senilai Rp 2.981.525 untuk Erfiana Eka Yuniarti, serta bantuan pemenuhan hidup layak non pangan senilai Rp 3.076.785 untuk Anggri Hapsari.

Tinggalkan komentar