Truk Tabrak Pembatas Busway, Pramono Anung Ingatkan Pengemudi Taat Aturan Lalu Lintas

Sebuah truk menabrak separator busway di Koridor 9 Transjakarta pada Senin (19/10/2026), mengakibatkan kemacetan parah dan mengganggu operasional bus. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons insiden tersebut dengan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

“Jadi kami terus-menerus memantau penggunaan kendaraan-kendaraan besar, truk-truk besar,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Ia menyoroti bahwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat seperti truk sering kali menimbulkan gangguan signifikan pada kelancaran lalu lintas.

Pramono menambahkan, insiden semacam ini tidak hanya terbatas pada tabrakan pembatas jalan. Ia juga menyebutkan adanya kasus truk yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) akibat kelebihan muatan. “Kadang-kadang mereka menimbulkan kemacetan karena menabrak pembatas, atau karena ketinggiannya berlebihan sehingga merusak JPO,” jelasnya.

Gubernur menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan adalah kunci untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa. “Jadi saya minta semua untuk menaati aturan,” tegasnya.

Sebelumnya, tabrakan truk dengan separator busway Koridor 9 tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian dan arah menuju Cawang menjadi padat. Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat dua unit kendaraan derek dikerahkan untuk mengevakuasi truk yang mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kiri.

Tinggalkan komentar