JAKARTA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Pusat telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini juga diperuntukkan bagi pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat, Safriati Safrizal, yang mewakili Ketua Umum TP Posyandu dan TP PKK, Tri Tito Karnavian, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kontribusi pengurus TP PKK dan TP Posyandu Pusat. “Penyaluran bantuan pemerintah melalui TP PKK dan TP Posyandu pada hari ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana,” ujar Safriati dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan saat kunjungan ke RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada Rabu (7/10). Bantuan yang disalurkan meliputi 100 paket sembako, 100 potong selimut, 20 pasang sepatu bot, 100 potong handuk, dan 50 paket makanan ringan anak. Selain itu, diserahkan pula 30 dus air mineral, 1 dus Promina Snack Rice Blueberry, 6 dus pembalut, 17 dus susu Indomilk cokelat, 20 dus susu Ultramilk Tango, 5 dus susu UHT cokelat, dan 3 dus biskuit Roma Sari Kelapa.
Perlengkapan pendukung juga diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk menunjang aktivitas pelayanan kepada pasien, termasuk sepatu bot, selimut, dan handuk. Selain menyerahkan bantuan, perwakilan TP PKK dan TP Posyandu Pusat juga meninjau tenda pelayanan rumah sakit dan sejumlah fasilitas di RSUD Ruteng, seperti poliklinik dan instalasi gawat darurat (IGD).
Safriati menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya mencakup perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pemulihan ketahanan keluarga dan pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat. Ia menambahkan bahwa PKK dan Posyandu memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan di tingkat keluarga dan komunitas.
“Saya mengajak TP PKK dan TP Posyandu agar dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan sektor terkait, sehingga dapat terus aktif melakukan pendampingan, edukasi kesehatan masyarakat, dan kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak nyata kepada masyarakat di tengah upaya pemulihan pascabencana,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Safriati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai dan RSUD Ruteng atas komitmen mereka dalam terus memberikan pelayanan kepada pasien dan masyarakat meskipun dalam kondisi pascabencana. Ia meyakini bahwa dengan dukungan seluruh pihak, Kabupaten Manggarai dan Provinsi NTT secara umum dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua TP Posyandu Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina, Direktur RSUD Ruteng, jajaran RSUD beserta tenaga kesehatan, serta pengurus dan kader TP Posyandu dan TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai.