KARAWANG – Sebanyak 65 siswa kelas 3 dan 4 SDS Al Mumtaaz Karawang berkesempatan mengikuti kegiatan edukasi bertajuk edutrip di LASKAR Farm, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (6/10/2026) di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menjelaskan bahwa edutrip ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia pertanian, peternakan, dan perikanan secara langsung kepada para pelajar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia dini.
Setibanya di lokasi, para siswa disambut oleh petugas lapas dan kemudian diarahkan untuk mengikuti berbagai sesi pembelajaran lapangan. Mereka berkesempatan melihat dari dekat proses penetasan dan pengambilan telur ayam. Tidak hanya itu, siswa juga diajak praktik langsung memetik cabai di kebun, serta berinteraksi dan memberi makan anakan domba Dorper dan sapi.
Kegiatan semakin menarik ketika para siswa diajari cara menanam bibit cabai dan teknik memberi makan ikan di kolam budidaya yang berisi bawal, lele, dan nila. Untuk menambah semangat belajar, pihak lapas mengadakan lomba mewarnai serta memberikan materi ketahanan pangan secara interaktif.
“Melalui kunjungan ini, masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat memahami bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan narapidana, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat edukasi kemandirian yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Ma’ruf pada Rabu (7/10).
Dalam pelaksanaan edutrip ini, peran warga binaan pemasyarakatan yang sehari-hari mengolah lahan seluas tiga hektare di LASKAR Farm juga dilibatkan. Ma’ruf menyebutkan ada 20 narapidana yang terlibat dalam kegiatan ketahanan pangan ini.
Ma’ruf menambahkan bahwa LASKAR Farm SAE Lapas Karawang terbuka untuk umum bagi yang ingin berkunjung, baik untuk edutrip maupun penelitian. Ia merinci, “Sekolah yang sudah berkunjung ada 2 SD, 1 Panti Asuhan, 1 SMK, dan 4 Perguruan Tinggi.” Pihak yang berminat dapat menghubungi petugas seksi Kegiatan Kerja di nomor 081230030368.
Program ketahanan pangan di lingkungan lapas ini merupakan salah satu program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. Menteri Agus mengarahkan jajaran pemasyarakatan untuk mengoptimalkan aset dan lahan yang tersedia menjadi kawasan produktif melalui kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan yang melibatkan warga binaan.
Lebih lanjut, Agus mendorong lapas dan rutan untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, hingga sektor swasta. Tujuannya agar lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya menjadi sarana pembinaan dan pelatihan kerja, tetapi juga membuka ruang keterlibatan masyarakat yang lebih luas.