JAKARTA – Sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah dibangun dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan program ini telah memberikan kesempatan bagi lebih dari 45 ribu anak jalanan untuk kembali mengenyam pendidikan.
Teddy menyampaikan hal tersebut usai melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (25/10) malam. Ia sengaja datang tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk mengamati langsung aktivitas para siswa menjelang waktu istirahat malam.
“Tadi malam, sepulang dari Hambalang, saya menyempatkan diri mampir ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat. Sengaja datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena ingin melihat langsung keseharian anak-anak menjelang waktu istirahat malam,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya pada Senin (26/10/2026).
Teddy juga mengungkapkan rasa harunya melihat fasilitas sekolah yang lengkap di lokasi strategis, serta mengapresiasi dedikasi para pengajar. “Kepala sekolahnya seorang guru bahasa Inggris, didukung para guru dan wali asrama yang hebat-hebat, yang dengan penuh perhatian mendampingi anak-anak setiap harinya,” imbuhnya.
Dalam kunjungannya, Teddy berinteraksi dengan para siswa dan mendengar cerita serta harapan mereka. Ia mencontohkan kisah Al Tariq, seorang siswa yang kehilangan orang tua sejak usia 3 tahun. Kini, di Sekolah Rakyat, Al Tariq mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bercita-cita menjadi dokter spesialis.
“Saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak. Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya. Kini, di Sekolah Rakyat, ia kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan punya cita-cita besar, ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia suatu hari nanti,” ujar Teddy.
Teddy kembali menegaskan pencapaian pemerintahannya, “Dalam dua tahun pertama pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto telah membangun 265 Sekolah Rakyat, membuka kesempatan bagi lebih dari 45 ribu anak jalanan untuk kembali bersekolah.”
Ia menutup dengan harapan agar seluruh anak Indonesia dapat meraih cita-cita mereka. “Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak,” pungkas Teddy.