Remaja Hilang di Sungai Ciliwung, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

JAKARTA – Seorang remaja bernama Hafiz Ramadhan (18) dilaporkan hilang setelah tenggelam di Sungai Ciliwung, Jakarta Timur. Menanggapi laporan tersebut, Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan personel Tim SAR untuk membantu upaya pencarian korban yang dilakukan sejak Rabu (7/10/2026) pagi hingga petang.

Pencarian intensif melibatkan personel dari Tim SAR Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, bekerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim pemadam kebakaran. Operasi penyisiran dilakukan di berbagai titik sepanjang aliran sungai tersebut.

Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi pada Selasa (6/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut keterangan Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto, ayah korban mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai. “Saat kejadian, ayah korban mendengar suara teriakan meminta pertolongan dari arah sungai dan berupaya menyelamatkan putranya, namun korban kemudian hilang dari pandangan,” ujar Kombes Henik Maryanto.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR gabungan langsung bergerak menyusuri aliran sungai. Personel SAR Brimob menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pencarian bersama tim gabungan lainnya.

Hingga Rabu (7/10/2026) pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cahaya yang semakin minim dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada Kamis (8/10/2026). “Kami terus berupaya membantu mencari korban bersama tim gabungan. Setiap titik yang memungkinkan akan disisir secara maksimal, namun keselamatan personel juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pencarian,” tambah Kombes Henik Maryanto.

Menyikapi insiden ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas berisiko di aliran sungai. “Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” kata Kombes Budi Hermanto.

Tinggalkan komentar