Puan Maharani Tekankan Pengabdian TNI kepada Rakyat dan Negara

Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara parade Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam kesempatannya, Puan mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa mengabdi kepada Negara dan menjaga hubungan erat dengan akar TNI, yaitu rakyat.

Puan menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI kepada seluruh prajurit, keluarga besar TNI, serta para purnawirawan di seluruh penjuru negeri. “Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia dan seluruh keluarga besar TNI. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk menghargai pengabdian mereka sekaligus memperkuat dukungan negara terhadap kesiapan pertahanan Indonesia,” ujar Puan.

Dalam pidatonya, Puan memberikan pesan khusus terkait kesinambungan pembangunan pertahanan Indonesia. Ia menekankan pentingnya hal ini agar Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman dan menentukan sikap secara mandiri demi kepentingan nasional. Puan juga menjelaskan bahwa dukungan terhadap modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus diimbangi dengan peningkatan kesiapan para prajurit.

Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan negara dapat mempertahankan penggunaan alutsista tersebut dalam jangka panjang. “Situasi geopolitik global yang dinamis menuntut TNI untuk terus menjadi prajurit yang profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” jelasnya.

Puan menyoroti tema HUT TNI tahun ini, ‘TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur’, yang menegaskan hubungan erat antara kekuatan pertahanan dan kepentingan masyarakat yang dilindunginya. “Sebagai prajurit yang lahir dari rahim rakyat, TNI tidak boleh lupa akan akarnya, yaitu rakyat,” tutur Puan.

Ia mengingatkan agar seluruh prajurit tidak pernah melupakan akar sejarah pembentukan institusi militer Indonesia. “Karena itu, kekuatan TNI harus selalu berpihak kepada rakyat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Pada upacara parade HUT ke-81 TNI tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan sejumlah satuan baru. Pembentukan satuan baru ini mencakup 6 Komando Daerah Militer (Kodam), Brigif TP, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), serta 3 Batalyon Bantuan Tempur untuk matra TNI AD. Sementara itu, matra TNI AL meresmikan 1 Brigade Infanteri Marinir dan 4 Batalyon Marinir. Untuk matra TNI AU, dilakukan pembentukan 1 Divisi II Korpasgat, 1 Brigade Korpasgat, 3 Yon Korpasgat, 1 Skadron Pendidikan, 2 Skadron Udara, dan 2 Satuan Radar.

Puan menilai pembentukan berbagai satuan baru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan negara. Ia menekankan bahwa ekspansi struktur militer ini harus berorientasi pada perlindungan rakyat dan keutuhan wilayah Indonesia. “Dengan berbagai satuan baru ini, kita berharap TNI dapat semakin kuat dalam menjaga rakyat serta kedaulatan NKRI,” ucap Puan.

Puan juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi prajurit TNI dalam menjaga pertahanan negara dan melayani rakyat, termasuk dalam penanganan bencana dan situasi darurat. “Pengabdian tersebut perlu ditopang koordinasi yang jelas serta dukungan pemerintah sesuai mandat penugasan, sehingga pertolongan kepada warga berjalan efektif dan kesiapan pertahanan tetap terpelihara,” ungkap Puan.

Ia juga menyoroti pentingnya jaminan sosial dan pemenuhan hak-hak dasar bagi seluruh prajurit militer sebagai wujud apresiasi. “Kepastian kesejahteraan, pelayanan kesehatan, dan dukungan bagi keluarga merupakan bagian dari tanggung jawab negara terhadap mereka yang menjalankan pengabdian,” jelas Puan. Ia menambahkan, “Pendidikan, latihan, pemeliharaan, dan kesejahteraan prajurit harus memperoleh perhatian bersama agar investasi pertahanan menghasilkan kemampuan yang dapat diandalkan.”

Puan mengingatkan agar kedekatan TNI dengan rakyat terus dipelihara melalui pengabdian yang menghormati hukum, melindungi keselamatan masyarakat, dan menjaga kepercayaan publik. “Teruslah menjadi kekuatan pertahanan yang menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia!” pungkas Puan.

Dalam peringatan HUT ke-81 TNI kali ini, Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, selaku komandan upacara. Puan Maharani hadir di podium tamu undangan bersama Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Najamudin. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, serta presiden terdahulu seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tinggalkan komentar