JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, turut menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Acara yang mengusung tema ‘TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur’ ini diselenggarakan di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10).
Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Presiden Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Peringatan HUT TNI yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga negara, menteri, wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, serta seluruh elemen TNI.
Komandan upacara pada kesempatan tersebut dijabat oleh Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, yang saat ini mengemban amanat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. Setelah menerima penghormatan kebesaran dan laporan dari komandan upacara, Presiden Prabowo melakukan pemeriksaan barisan pasukan menggunakan kendaraan Maung. Beliau didampingi langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan komandan upacara.
Rangkaian upacara dilanjutkan dengan sesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Turut mendampingi Presiden dalam momen tersebut adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M Tonny Harjono.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-81 kepada TNI. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas pengorbanan dan dedikasi mereka dalam menjaga kedaulatan negara Indonesia. “Atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi saya menyampaikan selamat hari ulang tahun yang ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Dirgahayu TNI!” ujar Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kedekatan TNI dengan rakyat. “Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat. Harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” tegasnya. Pesan ini disampaikan sebagai pengingat akan peran TNI yang tidak hanya menjaga pertahanan, tetapi juga melayani dan membantu masyarakat.
Pada acara yang sama, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada sejumlah tokoh dan pimpinan TNI. Penganugerahan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 87/TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan. Tujuh penerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera meliputi Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Periode 2025-2026), Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan), Jenderal TNI Agus Subiyanto (Panglima TNI), Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (Wakil Panglima TNI), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (KSAD), Laksamana TNI Muhammad Ali (KSAL), dan Marsekal TNI M. Tonny Harjono (KSAU).
Selain penganugerahan tanda kehormatan, Presiden Prabowo juga meresmikan 204 satuan baru di lingkungan TNI. Enam di antaranya adalah Komando Daerah Militer (Kodam) baru, yaitu Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, dan Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat.
Peresmian satuan baru juga mencakup 1 Divisi Parako II Pasgat, 1 Brigade Infanteri Marinir, 1 Brigade Parako Pasgat, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, dan 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Terdapat pula 3 Batalyon Bantuan Tempur TNI AD (satu batalyon kavaleri, satu batalyon artileri medan, dan satu batalyon artileri pertahanan udara), 4 Batalyon Infanteri Marinir, 3 Batalyon Parako Pasgat, 2 Skadron Udara TNI AU, 2 Satuan Radar TNI AU, serta 1 Skadron Pendidikan TNI AU.
Upacara HUT ke-81 TNI ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Wahid, istri Wakil Presiden ke-6 RI Tuti Try Soetrisno, serta perwakilan duta besar dan atase pertahanan dari negara-negara sahabat.