JAKARTA – Sejumlah menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga rombongan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mulai berdatangan ke Istana Bogor, Jawa Barat. Mereka memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar rapat kabinet pada Jumat (16/10/2026) malam.
Pantauan di lokasi pada pukul 18.00 WIB, mobil-mobil yang membawa para pejabat negara terlihat memasuki kawasan Istana Bogor melalui Pintu 3. Salah satu pejabat yang tiba adalah Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, yang sempat melambaikan tangan kepada awak media.
Pejabat lain yang hadir di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti. Turut hadir pula Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ferry Noor, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari, serta Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, juga tampak hadir. Selain itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono terlihat memasuki gerbang Istana Bogor.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengonfirmasi kehadirannya untuk memenuhi undangan Presiden. “Kita memenuhi undangan Pak Presiden pada malam ini. Ya, saya yakin pasti ada agenda penting. Nanti akan disampaikan setelah selesai,” ujarnya, menambahkan bahwa arahan spesifik akan disampaikan setelah acara berakhir.
Sebelumnya, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga membenarkan adanya undangan dari Presiden Prabowo. Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan Rapat Kabinet yang akan dipimpin langsung oleh Presiden.
“Iya benar. Ada Rapat Kabinet yang langsung di pimpin Pak Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva Yoga, Jumat (16/10/2026). Menurutnya, pertemuan ini adalah agenda rutin yang akan membahas evaluasi program pemerintah.
“Agenda rutin saja. Tentang monitoring dan pengendalian implementasi program-program Asta Cita Presiden di masing-masing kementerian, sesuai tugas pokok fungsinya,” jelasnya.