JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah akan tetap berjalan secara normal pada hari ini, Rabu (28/10/2026). Kepastian ini diberikan meskipun ada rencana aksi penyampaian pendapat yang akan dilaksanakan di beberapa titik di ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berencana menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) terkait aksi tersebut.
“Untuk hari ini belum ada PJJ, jadi tetap masuk seperti biasa,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta.
Pramono Anung menyatakan bahwa aksi penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun, ia menyampaikan harapan besar agar setiap aksi dapat berlangsung dengan tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat luas.
“Jakarta ini milik kita bersama, jadi Jakarta harus dirawat bersama-sama. Bahwa ada demonstrasi itu hak dari demokrasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Tetapi kemudian sebagai Gubernur Jakarta, saya berharap, sungguh berharap bahwa demo yang terjadi apakah hari ini atau selanjutnya itu bisa berlangsung dengan baik, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik.”
Diketahui, aksi penyampaian pendapat dijadwalkan akan dimulai pada pukul 12.00 WIB. Beberapa lokasi yang telah ditetapkan sebagai titik kegiatan meliputi kawasan Bundaran HI, Tugu Tani, serta area sekitar Gedung DPR/MPR.
Menyikapi potensi gangguan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas. Sebanyak 510 personel dikerahkan untuk membantu mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi aksi berlangsung.
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi lokasi demonstrasi dan melakukan penyesuaian rute perjalanan. Sementara itu, layanan transportasi publik seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta dipastikan tetap beroperasi secara normal. Layanan Transjakarta akan menyesuaikan kondisi lalu lintas jika terjadi pengalihan arus.