Prabowo dan El-Sisi Sepakati Kerja Sama Ekonomi hingga Pengajaran Bahasa Indonesia di Al-Azhar

JAKARTA – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, kelautan dan perikanan, serta pertukaran keahlian.

Prabowo menyampaikan selamat datang dan merasa terhormat atas kunjungan balasan tersebut. “Ini adalah kehormatan besar bagi saya dapat menerima kunjungan kenegaraan yang merupakan balasan dari kunjungan kenegaraan saya pada tahun 2025 dan sebelumnya tahun 2024,” ujar Prabowo dalam konferensi pers.

Dalam bidang politik, kedua pemimpin negara menegaskan pentingnya konsultasi tingkat tinggi secara rutin dan optimalisasi mekanisme bilateral untuk memperkuat koordinasi serta menjaga dialog strategis.

Kesepakatan ekonomi menjadi salah satu fokus utama. Kedua negara mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement untuk membuka peluang lebih luas bagi akses pasar, investasi, dan keterlibatan dunia usaha. “Kami juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, bidang ekonomi, terutama bidang perdagangan, investasi,” jelas Prabowo.

Inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara juga disambut baik untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis. Di sektor kelautan dan perikanan, kesepakatan mencakup penguatan kerja sama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan illegal fishing, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian.

Prabowo juga mengapresiasi dukungan Mesir dalam memfasilitasi kebutuhan kapal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang bertugas dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kawasan Timur Tengah. “Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah,” katanya.

Isu pendidikan juga menjadi pembahasan penting. Prabowo mengungkapkan bahwa Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia kini diajarkan di Universitas Al-Azhar. Ia berharap pertukaran tenaga pendidik antara Indonesia dan Mesir dapat terus ditingkatkan. “Hubungan kita dengan Universitas Al-Azhar sudah cukup lama, dan sekarang hubungan itu ingin kita tingkatkan. Saudara-saudara, sekarang di Universitas Al-Azhar sedang diberi pengajaran bahasa Indonesia dan sastra Indonesia,” ungkap Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo berharap jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir dapat ditingkatkan, serta mengundang lembaga pendidikan dari Mesir untuk hadir di Indonesia dengan mengirimkan dosen dan tenaga pendidik.

Tinggalkan komentar