Polri Kerahkan Seluruh Sumber Daya untuk Padamkan Karhutla, Fokus pada Korporasi

JAKARTA – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa evaluasi dan bantuan untuk pemadaman api yang telah berlangsung lama ini terus dilakukan.

“Ya, kita sudah melakukan terus evaluasi untuk melakukan bantuan terhadap pemadaman ini. Ya, tentunya Polri dengan segala sumber daya yang ada kita turunkan untuk melakukan pemadaman,” ujar Suyudi usai acara di Kantor Kemenkum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).

Untuk memperkuat operasi kewilayahan, Polri menerjunkan petugas langsung ke titik api. Metode yang digunakan meliputi penggunaan teknologi seperti x-fire, serta kendaraan off-road seperti motor trail dan ATV untuk menjangkau daerah-daerah terpencil yang menjadi lokasi kebakaran.

“Termasuk dengan menggunakan x-fire, kemudian dengan menggunakan motor-motor untuk, motor-motor trail termasuk ATV, untuk bisa tembus ke daerah-daerah yang menjadi titik-titik api. Itu yang kita lakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suyudi mengungkapkan bahwa dari 97 laporan polisi (LP) terkait karhutla yang diterima, sebanyak 92 di antaranya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Saat ini, penegakan hukum dalam kasus karhutla mulai mengerucut pada pihak korporasi yang diduga terlibat.

“Kita lakukan penyelidikan, dari 97 LP, menjadi 92 naik sidik. Kemudian sekarang ini sudah mengerucut pada korporasi yang sedang kita periksa,” katanya.

Meskipun Suyudi belum merinci identitas korporasi yang diduga terlibat, ia berjanji bahwa hasil pengusutan akan disampaikan secara transparan kepada publik. “Ya tentunya sedang dalam proses penyidikan, nanti kalau sudah kita tetapkan akan kita ekspos oleh Pak Kabareskrim,” tegasnya.

Tinggalkan komentar