JAKARTA – Upaya penyelundupan narkotika jenis ketamin dalam jumlah besar ke Indonesia berhasil digagalkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), bersama instansi terkait lainnya. Penyelundupan ini diduga kuat berasal dari Malaysia.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kejadian tersebut. Berdasarkan data yang diterimanya dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, 1,1 ton ketamin tersebut dikirim dari Malaysia dengan tujuan untuk disebarkan di wilayah Indonesia.
Kapal yang membawa muatan narkotika tersebut bernama MT Global 168. Kapal ini tercatat milik perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, yang beralamat di Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia. “Saya juga mengucapkan rasa turut prihatin kita yang mendalam terhadap apa yang terjadi di dalam negeri, tadi saya dapat data dari Pak Kapolri, bahwa baru-baru ini Polri dengan BNN bekerja sama menangkap kapal yang membawa bahan narkoba satu ton ketamin itu namanya kapal MT Global 168 di Belawan, Sumatra Utara (Sumut), dan kapal ini terdaftar atas nama perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, alamatnya lengkap Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia,” ungkap Dasco.
Dasco memberikan apresiasi tinggi kepada Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan tim gabungan atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan ketamin ini. Ia menilai tindakan penindakan tersebut telah menyelamatkan jutaan anak-anak Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kreativitas generasi muda.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melaporkan bahwa dalam pengungkapan kasus ini, petugas mengamankan delapan orang awak kapal. Mereka terdiri dari tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara Taiwan. “Hasil penggeledahan, petugas mengamankan 58 karung dengan total berat bruto 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168,” ujar Jenderal Suyudi.
Pengungkapan kasus ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan ketamin, berdasarkan estimasi jumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Dalam catatan sebelumnya, kapal MT Global 168 berangkat dari tempat docking di Pasir Gudang, Johor, Malaysia pada September 2026. Kapal tersebut berlayar menuju perairan Andaman, Thailand, dan sempat singgah di Port Klang untuk mengisi air serta bahan bakar sebelum melanjutkan pelayaran untuk melakukan transaksi pemindahan muatan antarkapal (ship-to-ship) guna menerima ketamin.